Bantaeng Juara 2 PNPM Mandiri Perkotaan Nasional

Suasana Lokakarya PNPM di Bantaeng (ist)
Suasana Lokakarya PNPM di Bantaeng (ist)

Bantaeng,- Kabupaten Bantaeng, Sulsel berhasil merebut juara 2 nasional PNPM Mandiri Perkotaan tingkat nasional. Daerah berjuluk Butta Toa ini dikalahkan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Prestasi sebagai penyelenggara PNPM Mandiri Perkotaan Tingkat Nasional tersebut dinilai Direktorat Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Sebagai tanda keberhasilan, Kepala Dinas PU dan Praswil Kabupaten Bantaeng Ir Abd Rasyid menyerahkan penghargaan dari Kementerian PU ke Pemda Kabupaten Bantaeng yang diterima Asisten III H Bakhtiar Karim.

Penyerahan penghargaan tingkat nasional itu dirangkaikan penyerahan penghargaan kepada masing-masing Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang mendapat penilaian kategori ekonomi, kelembagaan dan kegiatan fisik se Kecamatan Bantaeng di ruang rapat Wakil Bupati Bantaeng, Rabu (22/10).

Pada kesempatan tersebut juga dilangsungkan Lokakarya Tingkat Kabupaten Kegiatan Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) PNPM Mandiri Perkotaan.

Acara yang berlangsung sehari itu, dibuka Asisten III Pemda Kabupaten Bantaeng H Bakhtiar Karim sekaligus membacakan sambutan tertulis Wakil Bupati Bantaeng H Muhammad Yasin.

Wabup mengatakan, pembangunan lingkungan diberi penekanan khusus untuk mewujudkan perubahan prilaku masyarakat yang sejalan dengan menciptakan lingkungan hunian yang kondusif terhadap berbagai aspek pembangunan manusia sehingga penanggulangan kemiskinan melalui pembangunan manusia seutuhnya dapat terwujud.

Menurut Wabup H Muhammad Yasin, Kabupaten Bantaeng sangat komitmen dengan program ini, dibuktikan dengan alokasi dana pendampingan (BOP) untuk lokasi PLPBK.

Komitmen Pemda tersebut tertuang dalam perjanjian Memorandum of Understanding (MOU) program PLPBK yang dananya dialokasikan sejak 2010 hingga 2012.

Pelaksanaan kerjasamanya, terang Muhammad Yasin, telah menghasilkan produk dokumen Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP) yang didalamnya mencakup Rencana Tindak Penataan Lingkungan Permukiman (RTPLP) kawasan prioritas yang disusun secara partisipatif oleh masyarakat bersama pemerintah dan aturan tertulis tentang pembangunan dan pengelolaan permukiman yang disepakati masyarakat bersama pemerintah sebagai komitmen bersama.

Semua hal itu dapat terwujud bila BKM-BKM dapat memperlihatkan kerjanya dengan menjaga transparansi, akuntabilitas di tengah masyarakat di tengah masyarakat untuk mengendalikan seluruh program penanggulangan kemiskinandi wilayahnya.

Kadis PU & Praswil Kabupaten Bantaeng Abd Rasyid menyatakan rasa terima kasihnya kepada Konsultan Manajemen Wilayah VIII dan seluruh jajarannya yang telah memfasilitasi pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan hingga keberhasilan daerah ini meraih reward dari program Penanggulangan Kemiskinan Terpadu (Paket) dan PLPBK yang dialokasikan pada lima kelurahan, masing-masing Kelurahan Tapanjeng, Lamalaka, dan Bonto Tangnga pada tahun 2009 dan Kelurahan Karatuang dan Onto pada 2012.(hms)     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *