Bila Reza Rahadian Bangkrut dan Bunuh Diri

Reza Rahadian dan Pevita Pearce dalam adagan film Tenggelamnya Kapal VDW
Reza Rahadian dan Pevita Pearce dalam adagan film Tenggelamnya Kapal VDW

KEPIAWAIAN akting aktor peraih dua Piala Citra FFI, Reza Rahadian (26), tengah maju pesat belakangan ini. Pasca  memukau memerankan tokoh  ilmuwan dan kenegarawan BJ Habibie dalam film Habibie & Ainun yang mengantarnya menjadi Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2013 Semarang 7 Desember lalu, kini pria ganteng kelahiran Jakarta, 5 Maret 1987 ini,  dipastikan bakal menarik perhatian penonton bioskop lewat   film terbaru dibintanginya “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck” (TKVDW).

“Dalam film yang diangkat dari novel besar karya almarhum Buya Hamka, saya didapuk peran antagonis. Jadi pria Minang terpandang dan kaya raya bernama  Azis yang pemabuk, suka main judi dan gemar gonta-ganti wanita. Kontradiktif memang dengan peran sebelumnya, tapi sebagai aktor profesional saya harus melakoni peran apa pun,” papar Reza Rahadian kepada RB,Com  di bioskop XXI Plaza Senayan Jakarta, Sabtu malam (14/`12) lalu.

Lebih tragisnya lagi, lanjut aktor yang pertama meraih Pila Citra FFI 2009  kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik film Perempuan Berkalung Sorban, dalam film produksi Soraya Intercine Films dan dibusut Sutradara merangkap produser – Sunil Soraya, saya dikisahkan bakal bangkrut dan banyak hutang berjudi.

REZA RAHADIAN
REZA RAHADIAN

“Lantaran dipecat dari kantor dan jatuh miskin terjerat hutang berjudi serta  kareana menumpang di rumah penulis Zainuddin, mantan kekasih sang istri – Hayati ketika masih di  kampung Batipuh – Sumatera Barat, Azis pun bunuh diri,” tandas Reza yang tak memasang target  perain Aziz bakal kebali maraih Piala Citra pada FFI 2014 nanti yang digadang-gadang bakal digelar di Bali. “Bisa memainkan tokoh antagonis Azis sesuai tuntutan skenario dan sutradara saja, saya sudah senang,” tandasnya.

Film Tenggelamnya Kapal VDW berdurasi 2 jam 45 menit dan juga dibintangi Herjunot Ali sebagai Zainuddin, Pevita Pearce (Hayati), Randy Nidji (Muluk), Gesya Shandy (Khadijah) serta didukung pemain film  senior Jajang C Noer, Arzeti, Afrizal Anoda. Kisahnya dibuka dengan gambaran tentang kasih tak sampai pemuda perantau keturunan Makassar dan Minang – Zainuddin  dengan perempuan  asli berdarah Minang, Hayati. Kendati keduanya jatuh cinta, apa daya adat dan istiadat yang kuat meruntuhkan cinta suci keduanya. Hayati dipaksa keluarganya berkhianat menikah dengan Aziz, laki-laki kaya keturunan bangsawan. Perkawinan harta dan kecantikan bertemu dengan cinta suci sekali lagi terbukti tak lengkang oleh waktu. Pada akhirnya kisah cinta penulis besar – Zainuddin namun hatinya melarat dengan Hayati sang penghianat cinta menghadapi ujian terdahsyat dalam sebuah tragedi tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. * (naskah dan foto – ata)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *