Bunda PAUD Enrekang Studi Banding di BPPAUDNI

paudniMakassar.RBC. Pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Enrekang melakukan studi banding pengelolaan PAUD di Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (BP PAUDNI) Regional III, Makassar, Rabu (29/4).

 Rombongan guru PAUD tersebut, dipimpin Bunda PAUD Enrekang yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Enrekang, Ny Hj Johrah Muslimin Bando, didampingi Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Olahraga Enrekang, Mardin.

 Sebelum melakukan kunjungan ke PAUD Ceriah, Johrah Muslimin bando dan rombongan diterima dan berdiskusi tentang pendidikan anak usia dini dengan Kepala BPPAUDNI Regional III, Dr Muhammad Hasbi.

 Kepada tamunya, Muhammad Hasbi menjelaskan, sejumlah program yang sudah berjalan di PAUD Ceriah. PAUD percontohan yang berada di dalam area Kampus BP PAUDNI Regional itu mengelola tiga satuan pendidikan masing-masing Tempat Penitipan Anak (TPA), Kelompok Bermain (KB), dan Taman Kanak Kanak (TK).

 “Saat ini, ada 125 anak yang dibina di PAUD Ceriah. Sebenarnya, masih banyak yang ingin memasukkan anaknya, namun terpaksa ditolak karena kapasitas yang dimiliki terbatas. PAUD Ceria mula buka pukul 08.00 hingga pukul 17.00 wita,” katanya.

Selain PAUD Ceria, BP PAUDNI Regional III, kata Muhammad Hasbi masih mempunyai beberapa PAUD binaan yang tersebar di sejumlah daerah di Makassar yang memiliki ciri khas tersendiri sebagai PAUD percotohan. Misalnya, ada PAUD yang terletak di sekitar kanal, ada pula yang letaknya di sekitar tempat akhir pembuangan sampah, Antang.

 Dijelaskan juga tentang pengembangan pendidikan keorangtuaan yang berbasis di daerah terpencil. Itu karena pendidikan tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang bermukim di perkotaan, tetapi juga untuk mereka yang tinggal di daerah pelosok. Salah satunya dilakukan di kawasan adat Suku Kajang, Kabupaten Bulukumba.

 Disinguung juga soal PAUD Inklusi yang masih langka. Melalui PAUD Inklusi tersebut anak-anak berkebutuhan khusus diberi kesempatan untuk belajar dan tumbuh kembang bersama dengan anak seusianya secara normal di lembaga pendidikan yang sama.

 Bunda PAUD yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Enrekang, Ny Johrah Muslimin Bando, mengatakan, untuk membantu perkembangan PAUD di Enrekang, pihaknya telah melakukan kegiatan bertema “Gebyar 1000 Muslim” yang melibatkan anak-anak peserta didik dan orang tua mereka.

 “Melalui kegiatan itu kami ingin menunjukkan bagaimana membangun moral anak usia dini melalui cinta,” katanya.

 Dia juga mengatakan, selalu memanfaatkan waktunya berkeliling dusun melakukan sosialisasi bagaimana mendidik anak bahkan sebelum mereka lahir.(embas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *