Ceria Bersekolah Bersama Keyboard Yamaha

 Hanya Tiga Kali Latihan Siswi kelas 2 SD di Bandung - cukup piawai memainkan Portable Keyboard Yamaha
Hanya Tiga Kali Latihan Siswi kelas 2 SD di Bandung – cukup piawai memainkan Portable Keyboard Yamaha

GUNA lebih mengembangkan kontribusi popularisasi musik  lebih lanjut  kepada para  siswa dasar,  PT. Yamaha Musik Indonesia Distributor (YMID) mencanangkan program Ceria Bersekolah Bersama Keyboard Yamaha (CBBKY). Program memperkenalkan  kepada pelajar kelas 2 SD bermain Portable Keyboard ini, bertujuan memberikan mereka kesempatan bermain musik dengan nuansa lebih kaya. Pasalnya, fitur musik dalam sebuah Keyboard lebih banyak yakni 120 Voices dan 114 Styles dari seluruh dunia.

“Dengan fitur lebih banyak dan menarik, diharapkan minat siswa terhadap musik akan lebih besar sehingga apresiasi musik mereka akan meningkat. Sebagaimana hasil riset, pelajaran musik dapat membantu meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar dan memahami pelajaran di luar musik. Serta meningkatkan kedisiplinan dan efek relaksasi,” ujar Ryo Kasai – Presdir PT. YMID kepada wartawan pada peluncuran Program CBBKY di Hotel Aston Primera Pastuer – Bandung, Selasa siang  (26/5) lalu.

 

Ryo Kasai - Presdir YMID menyerahkan sumbangan 84 Portable Keyboard kepada Elih Sudiapermana - Kadis Pendidikan Kota Bandung
Ryo Kasai – Presdir YMID menyerahkan sumbangan 84 Portable Keyboard kepada Elih Sudiapermana – Kadis Pendidikan Kota Bandung

Pada acara tersebut, secara simbolik diserahkan sumbangan 840 Portable Keyboard Yamaha untuk 40 SD di Kota Kembang. Terdiri 800 keyboard seri PSR – F50 harga ritel per-unit Rp 1,6 juta untuk para siswa dan 40 keyboar seri PSR-E443 harga per-unit Rp. 5,8 juta khusus digunakan para guru kesenian ian yang diterima Kadis Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana mewakili Wali Kota, Ridwan Kamil.’

Menurut Ryo, sesuai slogan Sharing Passin & Performance Yamaha Music, pihaknya terus berkomitmen untuk menciptakan kegembiraan dan inspirasi budaya bersama seluruh orang di dunia. Dan terhahadap masyarakat Indonesia, melalui aktivitas sound dan musik popularisasi di sekolah dimulai tahun 1990 bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan & Kebudayaan menggelar seminar Recorder dan Pianica bagi guru sekolah Dasar dan SMP. “Sampai sekarang, lebih dari 10 ribu guru telah mengikuti semintar. Dan lebih dari 2,5 juta siswa SD dan SMP, telah mendapatkan pengajaran dan pianica dri para guru. Lewat program baru dicanangkan tahun 2015  ini, akan melahirkan generasi muda yang tak  hanya berbekal kecerdasan berpikir. Tapi juga kepekaan perasaan, rasa artistik, kegembiraan dan rasa positif menghadapi masa depan,” harap  Ryo Kasai seraya menyebut Sekolah Musik Yamaha saat ini tersebar lebih dari 125 lokasi di  seluruh Indonesia  – termasuk di Makassar dengan jumlah murid lebih dari 50 ribu orang.

Kota Musik

Setelah melakukan evaluasi dan perbaikan, menurut rencana setelah kota Bandung sebagai Pilot Project –  program CBBKY akan terus digulirkan ke lain di  Indonesia. Selain meyumbangkan   Portable Keyboard gratis dalam jumlah tertentu, pihak YMID juga menyiapkan materi pengajaran lengkap dengan buku pelajaran bermain keyboard. Plus menyelenggarakan semintar bagi guru kesenian dan wali kelas tentang cara dasar memainkan alat musiknya.

“Semoga proyek percontohan program Ceria Bersekolah Bersama Keyboard Yamaha di Bandung berjalan lancar dan sukses. Rencananya setelah dilakukan evaluasi dan perbaikan, akan digulirkan ke kota pendidikan dan kota musik lain seperti Medan, Maluku dan Makassar  yang selama ini banyak melahirkan musisi penyanyi kenamaan nasional,” ujar Sri Yamawati, Manager Public Relation PT. YMID. *  (naskah dan foto – ata)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *