Dewie Yasin Limpo tolak Tuduhan Menerima Suap

Dewie Yasin Limpo, Politisi Partai Hanura (Ist)
Dewie Yasin Limpo, Politisi Partai Hanura (Ist)

Jakarta (rakyatbersatu.com) – Penetatapan tersangka oleh KPK tidak membuat Dewie Yasin Limpo mengakui perbuatannya. Dia bahkan bersikukuh menolak tuduhan sebagai penerima suap terkait proyek pembangkit listrik di Kabupaten Deiyai Papua.
“”Saya tidak pernah menerima, melihat uang (suap) saja tidak pernah,” kata Dewie dengan suara terisak ketika keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 02.33 WIB di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2015) dini hari.

Dewie menegaskan dia akan membuktikan jika dirinya tidak bersalah. Bahkan dengan terisak, Dewie mengatakan baru mendengar jika ada uang suap senilai Rp 1,7 miliar. “Baru saya dengar (soal duit suap). Saya akan buktikan kalau saya tidak bersalah,” kata Dewie.

Sementara itu, KPK memastikan 5 orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut. Kelima tersangka yang dimaksud yaitu Dewie Yasin Limpo (DYL), Rinelda Bandaso (RB) dan Bambang Wahyu Hadi (BWH) selaku penerima serta dua orang lainnya yaitu Setiadi (SET) dan Iranius (IR) selaku pemberi. Sementara 2 orang yang dilepas yaitu Devianto (DEV) selaku ajudan Setiadi dan seorang sopir mobil rental.

Selain itu sebenarnya masih ada seorang lagi bernama Harry (HAR). Namun Harry hanya menemani Setiadi dan tidak mengetahui tentang penyuapan itu sehingga dilepaskan.

Dewie merupakan tersangka terakhir yang keluar dari ruang pemeriksaan. Sebelumnya, Rinelda yang terlebih dulu keluar dengan berompi oranye khas tahanan KPK. Sekretaris pribadi Dewie itu tampak menutupi wajahnya dengan pashmina ketika keluar sekitar pukul 01.00 WIB. Dia tidak mengucapkan sepatah kata pun dan langsung masuk ke mobil tahanan.

Setelah itu giliran Bambang yang keluar sekitar pukul 01.24 WIB. Staf ahli Dewie itu hanya tersenyum tanpa mengeluarkan sepatah kata dan juga langsung masuk ke mobil tahanan.

Kemudian Iranius yang mendapat giliran berikutnya. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Deiyai itu tampak mengenakan topi dan keluar sekitar pukul 01.44 WIB.Dia tak pun bicara dan langsung masuk ke mobil tahanan.

Setelah itu giliran, Setiadi yang keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 02.00 WIB. Setiadi yang diam saja itu terlihat mengenakan sweater yang dililitkan ke sekeliling kepala dan hanya menunjukkan wajahnya.

Sudah Dipecat
Sementara itu Partai Hanura memastikan telah memecat Dewie Yasin Limpo setelah kadernya itu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.”Secara formal memang belum. Tapi secara substantial, sudah dipecat,” kata Sekjen Partai Hanura Berliana Kartakusuma.

Berliana menuturkan bahwa semua anggota partai telah menandatangani pakta integritas. Di situ tercantum bahwa jika melanggar hukum maka kader itu siap untuk dikenakan sanksi pemecatan sesuai aturan. “Mengacu pada pakta itu, yang bersangkutan sudah dijatuhi sanksi,” ujarnya.(yd/bbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *