Diduga Suap Akil Mochtar, Gubernur Banten Jadi Tersangka

 Ratu Atut Chosiyah (ist)
Ratu Atut Chosiyah (ist)

Komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya menetapkan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada mantan Ketua MK Akil Mochtar. Ratu Atut dalam waktu dekat segera ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kemungkinan ditahan tetap ada tapi kita masih menunggu, karena dalam SOP pada akhirnya akan dilakukan penahanan apabila pemberkasan perkaranya sudah melampaui 50 persen,” ujar Abraham dalam keterangan persnya di Gedung KPK Jakarta Selatan, Selasa 17 Desember 2013

Penetapan Atut sebagai tersangka didasarkan pada dua alat bukti keterlibatan Atut berupa pemberian uang sebesar Rp 1 miliar kepada Akil Mochtar dalam sengketa Pilkada Lebak Banteng.

“Dalam ekspose telah disepakati telah ditemukan lebih dari dua alat bukti menetapkan atau meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan Ratu Atut Chosiyah sebagai tersangka terkait sengketa Pilkada Lebak Banten,” kata Abraham

Pasal yang menjerat Ratu Atut dalam kasus tersebut adalah Pasal 6 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

“Dalam kasus tersebut tersangka dinyatakan secara bersama-sama atau turut serta dengan tersangka TCW dalam kasus pemberian terhadap Ketua MK Akil,” ujar Abraham.

Selain kasus Pilkada Lebak, Ratu Atut juga akan ditetapkan sebagai tersangka pada kasus alat kesehatan di Banten. Namun, kata Abraham, penyidik masih membutuhkan waktu untuk merekonstruksikan perbuatan dan pasal-pasal yang akan disematkan kepada Atut.

“Dalam kasus alkes Banten, untuk sementara sudah disepakati sebagai tersangka. Namun demikian masih perlu direkonstruksikan perbuatan dan pasal-pasalnya dalam surat perintah penyidikan (sprindik),” tegas Abraham.

Abraham menjamin bahwa kasus Sengketa Pilkada Banten tidak akan berhenti sampai pada penetapan status tersangka Atut. “Apakah kasus pemberian dalam Pilkada Lebak akan ada tersangka-tersangka lain, ini masih terus didalami. Saya himbau tetap sabar, menanti perkembangan-perkembangan selanjutnya,” tegas Abraham. (yd/okz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *