Diguyur Hujan Deras, Kota Mamuju Tergenang

Sejumlah kawasan pemukiman di Kota Mamuju tergenang (ist)
Sejumlah kawasan pemukiman di Kota Mamuju tergenang (ist)

Mamuju. Setelah diguyur hujan deras selama berjam-jam, Rabu,3 desember 2014 sejumlah jalan dan kawasan pemukiman dalam kota Mamuju mengalami banjir, dibeberapa titik terpantau genangan air bahkan mencapai tinggi pinggang orang dewasa. Sutoro, salah seorang warga yang menjadi korban banjir mengatakan, baru kali ini banjir menggenangi rumahnya sedemikian parah, bahkan ia mengaku tidak sempat lagi menyelamatkan barang-barang berharga miliknya, dimana hampir seluruhnya telah terendam air.

“Semoga kejadian ini dapat membuka mata kita semua” tandas Kepala Dinas Tata ruang dan Kebersihan Kab.Mamuju Lutfi Muis, saat ditemui di salah satu titik banjir.

Dijelaskan terjadinya banjir di hampir sebagian besar lokasi dalam kota Mamuju ini diharapkan membuka kesadaran masyarakat dan sejumlah stake holder terkait tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pasalnya meski diakui  banjir tersebut murni adalah peristiwa alam, namun Lutfi menuding kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan juga menjadi salah satu faktor pemicu banjir, dimana terlihat hampir seluruh drainase maupun sejumlah jembatan dipenuhi tumpukan sampah yang menghambat aliran air.

Tak hanya itu, akibat terjadinya banjir Lutfi pun berharap agar masyarakat tidak sepenuhnya mengalamatkan kesalahan pada instansi yang dipimpinnya, melainkan dapat mencari akar permasalahan dari semua itu. Salah satu faktor hulu yang dinilainya juga menjadi pemicu kejadian itu adalah akibat kurang singkronnya tiga SKPD terkait dalam perencanaan penanganan lingkungan, yakni Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah ( Bapedalda), Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Tata Ruang dan Kebersihan.

Menutup penjelasannya ia berharap agar ketiga Instansi tersebut dapat melakukan singkronisasi sebelum melaksanakan  program pembangunan utamanya pembangunan sarana drainase. dimulai dari analisis dampak lingkungan oleh Bappedalda, selanjutnya dinas PU melaksanakan pembangunan sesuai hasilnalisa Bappedalda, dan Dinas Tata ruang dan kebersihan menindaklanjuti jika terjadi pendangkalan pada area pembangunan tersebut. “ inilah yang belum jalan selama ini”kunci Lutfi.

Selain beberapa faktor tersebut sejumlah masyarakat juga menuding, biang terjadinya banjir adalah merupakan dampak
pembangunan jalan arteri yang berada di pantai Mamuju, pasalnya pembangunan jalan menuju Bandar Udara Tampapadang
ini dinilai telah menutup aliran air menuju ke laut yang menyebabkan banjir sangat mudah terjadi. (Andi Rasmuddin )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *