Diusia 53 Tahun, SDK Kini Lebih Sabar dan Bijak

Bupati Mamuju Suhardi Duka (SDK) merayakan Ultahnya ke 53 tahun (hms)
Bupati Mamuju Suhardi Duka (SDK) merayakan Ultahnya ke 53 tahun (hms)

Tanggal 10 Mei, selalu memberi  makna tersendiri bagi Bupati Mamuju, Dr H Suhardi Duka (SDK). Bagaimana tidak, tanggal tersebut tidak lain adalah tanggal lahir SDK yang kini masih menjabat  sebagai Bupati Mamuju.

Tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, padal Minggu, 10 Mei 2015, Suhardi Duka menggelar syukuran di rumah jabatan Sapota dengan suasana yang sederhana dan lebih santai.

Pada perayaan Ultah kali ini, SDK bernostalgia, kembali ke 10 tahun lalu. Ia mengenang masa baru dilantik  sebagai Bupati Mamuju tepat diusia 43 tahun. Dirinya mengakui, selama kurun 10 tahun tersebut, banyak perubahan yang terjadi pada pribadinya, utamanya dalam hal pengendalian emosional. Menurutnya, dengan usia berkepala lima, pembawaan dirinya kini lebih tenang, lebih sabar dan lebih bijak.

“Di banding usia saya 10 tahun lalu, sejak awal saya jadi bupati, saya sangat ambisius, saya ingin menggapai matahari karena memang usia begitu seperti tidak ingin melihat ada tantangan di depan, kekuatan untuk mendapat sesuatu itu sangat kuat, tetapi setelah memasuki usia 53 tahun, ketenangan berfikir lebih ada, temperamen sudah sangat terkendali, ” urai Suhardi Duka.

Ucap syukur pun terus terlontar dari mulut ayah 7 anak ini. Dirinya berharap pengabdiannya tersebut dapat bernilai amal ibadah. Terlebih ia bersyukur karena ketujuh anaknya diberi kesehatan. Berikut, atas amanah yang diemban anak keduanya yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Kab.Mamuju, H. St. Suraidah Suhardi, ia berharap dapat dijaga dengan baik. Suhardi Duka mengakui anaknya lebih maju.

Kembali bernostalgia, sewaktu dirinya menjabat sebagaiketua DPRD Kab.Mamuju, usianya 37 tahun, sedangkan anak keduanya tersebut kini baru berusia 28 tahun.

“Ketua DPRD itu bukan jabatan yang rendah, itu adalah jabatan tinggi setingkat bupati, olehnya itu, amanah itu harus dijaga dengan baik. Saya dulu ketua DPRD diusia 37 tahun tapi ketua DPRD sekarang masih berusia kepaladua, jadi saya menilai dia lebih maju dari saya.” Aku Suhardi Duka.

Pada syukuran yang digelar di Sapota’, turut pula diadakan lomba memasak antar kepala SKPD. Lomba tersebut menilai bahan-bahan masakan, plating makanan, serta rasa dari masakan. menghadirkan 3 juri, diantaranya,  cheff  dari d’Maleo Hotel, Ahli Gizi dari Rumah Sakit Mitra Mamuju, serta Ketua TP-PKK Mamuju, Hj Harsinah Suhardi.

Adapun lomba memasak tersebut dimenangkan oleh Dinas Kesehatan dengan masakannya nasi goreng herbal. Kemudian juara dua diraih oleh Dinas Pertanian yang memasak nasi goreng organik. Serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga sebagai juara ketiga yang menyajikan nasi goreng prestasi. (arjas/hms)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *