dr.H.Abdul Rahman Rauf, SpOG:Luwu Timur Butuh Peningkatkan Kualitas SDM

dr.H.Abdul Rahman Rauf, SpOG,
dr.H.Abdul Rahman Rauf, SpOG,

 Potensi sumber daya alam wilayah Luwu Timur termasuk cukup besar. Sektor pertambangan, perkebunan, perikanan, pertanian, kehutanan butuh sumber daya manusia lebih berkualitas untuk mengelolahnya. Potensi alam itu harus dibarengi dengan kehadiran sosok sumber daya manusia lebih berkualitas. Demikian ditegaskan Direktur Akademi Kebidanan InaU Makassar, dr.H.Abdul Rahman Rauf, SpOG, Kamis 1 Mei di Makassar.

 Dijelaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat dilakukan dengan  memperhatikan tingkat pendidikan serta peningkatan derajat kesehatan dari warga. Pendidikan tentu dibutuhkan keterampilan dan keahlian tersendiri untuk mengelola serta mengoptimalkan sumber daya alam yang cukup melimpah di Luwu Timur ini, tegas putra daerah Luwu Timur kelahiran Wotu 15 Agustus 1962 ini.

Salah satu strategi peningkatan derajat kesehatan adalah, ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan di semua kecamatan serta desa dan kelurahan. Masyarakat harus terjangkau dengan pelayanan kesehatan dasar. Selain itu, Rumah Sakit I Lagaligo statusnya dapat ditingkatkan sehingga bertaraf internasional, ungkap Rahman.

 Potensi alam yang dimiliki Luwu Timur, dalam perkembangan dan tuntutan zaman, menghendaki kehadiran sosok SDM putra asli daerah yang memiliki keahlian dan keterampilan untuk mengelola, memberdayakan untuk peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, tandas mantan Direktur Rumah Sakit RSIA Arifin Numang Rappang 1998 ini.

           Mencapai Kabupaten Agroindustri 2015, sesuai dengan misi yang diemban, sangat terkait dengan kesiapan sumber daya manusia terutama yang begerak dalam sektor produksi pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan dan sektor lainnya, ungkap dokter tauladan tingkat Kabupaten Sidrap 1993 ini.

 Bupati Luwu Timur beserta segala jajaran dan dukungan dari rakyatnya, bergerak menuju pada target Kabupaten Agroindustri. Produk hasil petani, setelah dilakukan pengolahan dan ditawarkan ke pasar tentu akan memberi nilai tambah dalam penjualan, kata DosenLuar Biasa Fakultas Kedokteran UNHAS ini.

 Visi dan misi daerah yang sedang direalisasikan Bupati Luwu Timur, Hatta Marakarma, sekaligus menjadi pertanda, kepedulian utama mencarikan jalan dan nilai tambah bagi produk pertanian dan sumber daya alam lainnya, tegas

Mengolah ulang produksi petani pada sisi lain akan memberi nilai tambah dan tentu akan berdampak pada tingkat kesejahteraan dan kualitas hidup dari masyarakat, tegas dokter spesialis kebidanan dan kandungan cukup populer di Makassar ini.

 Luwu Timur ke depan harusjuga menangani sektor pariwisata dengan mengelola dan menatan obyek wiasata di daerah. Selain itu jalinan kemitraan dengan pihak dalam dan luar negeri juga perlu mendapat perhatian, tandasnya.

 Rahman Rauf, tamat SD Dau Loloe Wotu 1975. SMPN Wotu 1979. SMA Negeri 2 Makassar 1982. Fakultas Kedokteran Unhas 1990 serta Spesialis Kebidanan dan Kandungan Unhas 2002.

 Suami dari Hj.Nina Setiawan B dan ayah dari Ranitya Indra Amdhani, Muh Irfan Al A’Araaf, Muh Fuad Al Faroj  dan Muh Fahd Anfaza. Karier selaku birokrat dimulai dengan jadi Kepala Puskesmas Amparita Sidrap 1993-1994. Kepala Puskesmas Panca Rijang Rappang 1995-1996, Kepala Puskesmas Pangkajene Sidrap 1997.

 Pengurus IDI Cabang Makassar, Persatuan Obstetri Ginkologi Indonesia Sulsel, Persatuan Obstetriginekososial Indonesia, Forum Dosen Indonesia. Kerukunan Keluarga Luwu Timur.    (ym/rbc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *