Dugaan Ada Skenario Petahana Mau Dijatuhkan

kaddaMakassar, RBC – Ada yang menduga bahwa ada skenario yang sengaja diatur oleh kekuatan politik tertentu untuk menjatuhkan para petahana di sejumlah kabupaten di Sulsel yang akan menyelenggarakan pilkada. Indikatornya, kekuatan para petahana mulai diusik melalui kaitan sejumlah kasus dugaan korupsi yang mendadak dilansir menjelang makin dekatnya momen pilkada.

Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk menjatuhkan para petahana. Seperti yang dialami Hatta Rahman (Bupati Maros) dan A Idris Syukur (Bupati Barru) dan Arifin Junaid. Hatta Rahman, misalnya, berjuang keras membangun citranya kembali setelah dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi pengadaan lampu penerangan jalan. Untung, Polda Sulselbar yang sebelumnya menetapkan Hatta sebagai tersangka, menganulir ketetapan tersebut, namun disayangkan Mabes Polri menegaskan Hatta tetap tersangka.

Begitu pun dengan Idris Syukur yang diwacanakan sebagai objek utama dalam kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan keluarganya. Itu tercermin dari maraknya pemberitaan ancaman penjemputan paksa. Padahal faktanya, keluarga Idris Syukur itu baru sebatas menerima undangan, bukan surat panggilan.

Meski tidak menjadi tersangka kasus, petahana Bupati Lutra Arifin Junaidi jadi takut sendiri. Jangan-jangan besok dia dijadikan tersangka seperti yang dialami Hatta Rahman dan Andi Idris. Maka, wajar saja jika Ketua DPD II Partai Golkar Lutra ini berharap agar kinerja lembaga yudikatif, baik kepolisian maupun kejaksaan agar betul-betul independen dalam bekerja menegakkan hukum, tanpa diselingi oleh intervensi kepentingan yang bernuansa politis.

“Kita tetap berharap tidak ada unsur politis di dalam penetapan tersangka. Apalagi jelang puncak perhelatan pilkada seperti saat ini,” terang Arjuna, sapaan akrab Arifin Junaidi, kemarin di Makassar.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang dikonfirmasi berharap agar kasus-kasus dugaan korupsi jelang puncak perhelatan pilkada tidak dipolitisasi. “Masalah hukum kan merupakan hak polisi dan kejaksaan. Kita tetap percaya pak Kapolda dan Kajati dalam menjalankan kinerjanya. Kita berharap agar masalah hukum ini tidak terlalu dihubungkan dengan unsur politis,” kata SYL usai menghadiri puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) Hotel Grand Clarion, Selasa malam (30/6).(uka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *