Ekonomi Islam Unismuh Makassar Satu-Satunya di KTI

Dr  H. Mahmud Nuhung, MM
Dr H. Mahmud Nuhung, MM

Makassar.RBC.- Universitas Muhammadiyah Makassar menambah  prodi baru, yakni  Ekonomi Islam berdasarkan SK Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi Nomor: 40/M/KP/III/2015, tanggal 20 Maret 2015. Demikian ditegaskan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Makassar, Dr  H. Mahmud Nuhung, MM dalam keterangan persnya, Jumat (8/5).

        Dijelaskan, kehadiran prodi baru itu menambah prodi yang sudah ada sebelumnya,  yakni Ilmu Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Ekonomi Islam. Prodi Ekonomi Islam ini berkonsentrasi pada bidang Perbankan dan Keuangan Syariah. Prodi baru ini untuk saat ini merupakan satu-satunya perguruan tinggi swasta di Kawasan Timur Indonesia yang  mengelola prodi  ekonomi Islam, tegas Sekretaris Alumni Pascasarjana  UMI Makassar ini.

    Dikatakan,civitas akademika kampus  sangat bersyukur, karena prodi  itu, telah melalui perjuangan sangat berat, kurang lebih dua tahun berproses baru keluar izin operasionalnya. “Ini patut kita bersyukur, karena dari sekian banyak perguruan tinggi yang mengusulkan  Unismuh Makassar keluar izin operasionalnya,” , tegas salah seorang pengurus wilayah Muhammadiyah Sulsel ini.

        Mantan Pengurus KNPI Sulsel ini memiliki obsesi, pembukaa  prodi Ekonomi Islam ini diharap akan memenuhi peminatan masyarakat,  semakin terbuka untuk pasar ekonomi syariat  dari aspek keuangan, perbankan dan akuntansi syariah.  Kedepan pihak fakultas akan melakukan kerjasama lembaga keuangan syariah untuk pengembangan potensi sumber daya manusia maupun dengan melakukan  pelatihan  yang berbasis ekonomi syariah.

         Memasuki tahun ajaran baru 2015/2016,  akan menerima  mahasiswa  baru, untuk tahap awal empat  kelas, tiap kelas daya tampung 25 orang.  Jadi target yang  akan diterima sekitar 100 orang. ”Saya sangat optimis, target bisa dicapai bahkan akan melebihi dari kuota  ditargetkan,” tandas salah seorang anggota dewan pembaca Majalah CERDAS Kopertis IX Sulawesi ini.    

         Penerimaan maba untuk prodi yang baru  itu  dilakukan sangat ketat,  sebab tidak hanya segi  akademiknya, tetapi juga dari aspek fisik  dan psikologinya. “Jadi untuk aspek fisik seperti tingg badan  akan menggunakan standar penerimaan calon pegawai di perbankan,” tegas sarjana ekonomi Unhas ini. (ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *