Evakuasi Korban Hercules Selesai, 119 Korban Diserahkan ke Keluarganya

Hercules C-130 (ist)
Hercules C-130 (ist)

Medan.RBC. Tim evakuasi korban jatuhnya pesawat Hercules C 130 di Jalan Djamin Ginting Medan, Sumatera Utara yang bekerja sejak jatuhnya pesawat TNI AU itu pada Selasa (30/8) sudah menyelesaikan tugasnya pada Sabtu 4 Juli 2015.

“Proses evakuasi korban Hercules sudah selesai, dan tidak ada lagi penjagaan di lokasi namun kami tetap melakukan pengawasan,” kata Dandim Kota Medan Letkol Inf M Ridwan. Meski demikian, M Ridwan mengharapkan kepada masyarakat jika menemukan amunisi di lokasi musibah dihimbau segera menyerahkan ke Kodim atau Lanud Soewondo.

Informasi lain menyebutkan sudah 119 jenazah korban Hercules berhasil diindentifikasi, mereka telah diserahkan ke keluarga masing-masing.  “Korban laka pesawat Hercules TNI AU dari 147 kantong yang diterima oleh Tim DVI, telah dilakukan pemeriksaan forensik. Ada 119 kantong jenazah yang telah diidentifikasi dan telah diserahkan kepada keluarganya,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Helfi Assegaf kepada wartawan.

Kombes Helfi menambahkan masih ada 10 kantong jenasah belum diindentifikasi dan ada beberapa potongan tubuh yang masih disimpan di ruang pendingin RS Bhayangkara Polda Medan.Ke 10 kantong jenasah itu, kata Helfi, masih dicari pembandingnya dan 22 kantong lainnya berupa bodypart atau potongan tubuh.

Proses identifikasi oleh Tim DVI di RS Adam Malik telah selesai. Posko ante mortem dan post mortem serta posko media center sudah dipindahkan ke RS Bhayangkara.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Madya Dwi Badarmanto mengatakan jumlah penumpang yan ada dimanifes yakni 101 penumpang dan 12 awak pesawat prajurit TNI Angkatan Udara. “Jadi 101 itu tidak termasuk dengan awak prajurit. Ditambah mereka totalnya jadi 113,” kata Dwi seperti dilansir CNN Indonesia, Selasa malam (30/6).

Sebelumnya, Kepala Penerangan Pangkalan Abd Saleh Letkol Sutrisno saat jumpa pers di kantornya mengatakan pesawat Hercules yang nahas itu mengangkut prajurit dan keluarganya untuk penerbangan umum rutin.Pesawat dan awak milik Skadron 32 Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh ini bertolak dari markas pada 29 Juni 2015 hingga 2 Juli 2015 mendatang.

Dia menambahkan, pesawat Hercules ini juga mempunyai misi untuk mengangkut para prajurit TNI AU untuk kembali ke daerah-daerah. “Misi penerbangan umum, ini mengangkut prajurit dan keluarga,” tambahnya.

Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh memastikan jika pesawat Hercules C-130 dengan nomor pesawat A-1310 dalam kondisi fit ketika bertolak meninggalkan Kabupaten Malang.

“Pesawat dalam kondisi baik, sudah dicek dan ini penerbangan umum dengan rute yang ditentukan. Jadi setelah melalui tiga titik untuk meninggalkan titik keempat alami insiden. Dua menit take off dari Pangkalan Suwondo pesawat alami trouble di kokpit. Akan balik lagi, sebelum landing terjadi insiden ini,” tutur Sutrisno menambahkan. (yd/bbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *