Festival Teluk Jailolo Ajang Pelestarian Lingkungan

 Direktur Promosi Kementrian Pariwisata, Tazbir dan Apjan, Sekda Halmahera Barat (dua tengah)

Direktur Promosi Kementrian Pariwisata, Tazbir dan Apjan, Sekda Halmahera Barat (dua tengah)

SELAIN  mempromosikan keindahan Halmahera Barat sebagai salah satu Destinasi Unggulan Indonesia Timur setelah Raja Empat,  Festival tahunan Teluk Jailolo juga merupakan ajang pelestarian lingkungan – khususnya Terumbu Karang. Pasalnya,  kerusakan Terumbu Karang sangat mudah terpengaruh kondisi lingkungan sekitarnya baik secara fisik juga biologis.

“Dulu,  masyarakat  sekitar baik dari luar (Halbar) maupun masyarakat lokal sering  membom ikan hingga berdampak habisnya  terumbu karang!. Nah, lewat  Festival Teluk Jaillolo,  kami mencoba sosialisasikan pelestarian lingkungan, Hasil  positifnya, siapapun yang melakukan pemboman ikan, kini masyarakat sendiri yang akan menangkap, bukan lagi pemerintah,” jelas Apjan Sekretaris Daerah  Halbar, kepada RB.Com di sela-sela sebuah pameran yang digelar di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, akhir pekan lalu.

Festival Teluk Jailolo  2015 gelaran Pemerintah Daerah Halbar. 14  – 15 Mei mendatang,  merupakan agenda tahunan yang gencar  mempromosikan Halbar sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia bagian Timur. Festival  bertemakan Saloi Sirimoi  kali ini  menonjolkan keindahan alam, aneka kuliner, potensi bawah laut, adat istiadat, serta keragaman budaya dimiliki Halbar. “Sesuai makna tema  festival– Soloi menyatukan, kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia dan luar negeri untuk menjelajahi Jailolo baik darat ataupun bawah laut, serta menikmati hasil kuliner khas Halmahera,”  tutur Apjan seraya menambahkan,  dalam festival Teluk Jailolo juga digelar Underwater & Above Water Photo Competition.       “Kontes foto bawah laut, kami melibatkan  trio juri Chris Simanjuntak, Eddy Purnomo dan M. Noer Muis yang tak diragukan lagi kejeliannya dalam mengabadikan foto baik di darat maupun laut,” tandasnya.

Direktur Promosi Kementerian Pariwisata Tazbir menyatakan, pemerintah pusat mendukung agar Festival Teluk Jailolo dapat menjadi salah satu model keberhasilan dalam penyelenggaraan festival wisata sekaligus pelestarian lingkungan  . “Kami mengapresiasi Halbar karena keseriusannya dalam menyelenggarakan festival berbasis budaya maritim,” katanya.

Festival Teluk Jailolo 2015 yang berlangsung tiga hari, Rangkaian acara dari festival ini mencakup Sigofi Ngolo (upacara tradisi bersih laut yang sakrat dan unik), Orom Sasadu (Makan Adat), Sasadu on the Sea (Pertunjukan Seni dimana lagu dan tarian khas Halbar dikemas dalam cerita menarik), Scuba Diving, (pada 20 Dive Sites)  Gelar Kuliner Makanan Khas Halmahera Barat, Eksplorasi Burung Bidadari, Pameran Batu Akik, Pameran Investasi, National Open Tournament Fin Swimming 2015, dan Pesta Permainan Tradisional Anak. *  (naskah dan foto – ata)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *