Film Komedi Kocak Berbumbu Horor

 Pocong Pasti Berlalu

Adegan Film Pocong Pasti Berlalu
Adegan Film Pocong Pasti Berlalu

PADA era keemasan perfilman nasional tahun 80-an, sineas  Teguh Karya mampu menghasilkan film Box Office bejudul “Badai Pasti Berlalu” dengan bintang utama Christine Hakim dan Slamet Rahardjo.  Kini giliran Sutradara Koya Pagayo mencoba meneruskan jejak sukses sineas legendaris tersebut dengan membesut film komedi kocak  berbumbu horor yang judulnya diplesetkan menjadi Pocong Pasti Berlalu (PPB). Tentunya dengan memasang sederet bintang masa kini – dua pelawak senior Haji Bolot dan Mpok Ati, serta bintang sensual Tatiana Sivek, Bella Shofie, Reymond K. Nuliqh, Dilladi, Munaja Raditya, Dion Chow, Dede Cucung, Leo Nandi, Ninik Candra dan Tata Liem.

“Dari judulnya saja, penonton film produksi  Mitra Pictures dan BIC Pictures ini  sudah bisa menebak film PPB   sangat kental dengan komedi yang menyegarkan,” papar Tatiana Siyek – pemeran tokoh Pingkan dalam film PPB kepada RB.Com  di Jakarta, baru-baru ini.

Dengan formulasi sepuluh persen adegan berbumbu horor dani sisanya komedi kocak, Tatiana menjamin film yang diputar di bioskop mulai 27 Maret 2014 ini, pasti bakal membuat penonton terpingkal-pingkal dan terhibur.

“Unsur menghiburnya kental sekali karena banyak menyuguhkan kelucuan ketibang keseramannya. Bahkan sebagai pemain, saya saja benar-benar tak bisa menahan tawa kalau syuting satu frame  dengan Pak Bolot dan Mpok Ati. Pokoknya, kehadiran kedua komedian senior dalam film PPB  dijamin memberi kesegaran luar bisa bagi para penonton , ” ungkap  wanita blasteran Polandia – Manado kelahiran Jakarta, 16 Februari 1988 yang merasa sangat enjoy bermain film komedi horor keempatnya. Dan film PPB merupakan film ketiga mantan model  yang popularitas membumbung lewat co-host Talkshow komedi Kakek-Kakek Narsis TransTV  yang  ditangani Sutradara Koya Pagoya alias Nayato Fio Naula itu.

Sinopsis

Cerita  film PPB berawal dari beberapa mahasiswa yang tinggal di kos-kosan Pak.Bolot. Mereka adalah Remon, Dede, Dion, Radit dan dua cewek cantik Tata (Pinkan) dan Dila. Selain kuliah untuk mememenuhi kebutuhan hidup di Jakarta,  Reymon bekerja sebagai perias mayat, sementara Dion dan Tata bekerja sambilan sebagai figuran film.

Selesai shooting Dion dan Tata pulang. Di tengah perjalanan, keduanya berniat hendak menolong seorang pengendara motor terkapar di tepi jalan seperti korban tabrak lari. Tapi, lantaran banyak penduduk sekitar berdatangan,  Dion dan Tata mengurungkan niatnya, Sebelum  pergi tanpa sepengetahuan Tata, Dion mengambil kotak kalung yang tergeletak di dekat korban.

Keesokannya Reymon mengajak Dion dan Radit menemaninya  merias mayat.  Alangkah terkejutnya Dion begitu mengetahui  mayat yang dirias Reymon adalah mayat korban tabrak lari – pemilik kotak kalung. Semenjak itu teror hantu pun mulai beraksi hingga ke rumah kost tempat mereka tinggal.  Tidak cuma Dion tapi semua penghuni termasuk Pak. Bolot dan istrinya ikut terkena teror. * (naskah dan foto – ata)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *