Gagal Penuhi Target, Dirjen Pajak Siap Menerima Resiko

Dirjen PajakSigit Priadi Pramudito (ist)
Dirjen Pajak Sigit Priadi Pramudito (ist)

Jakarta (rakyatbersatu.com) – Gagal memenuhi target pajak 2015 senilai Rp 1,294,2 triliun, Dirjen Pajak Kemenkeu Sigit Priadi Pramudito siap menerima resiko apapun itu. Bahkan di depan anggota Komisi XI DPR, Sigit minta maaf dan mengatakan dirinya tidak amanah.

“Saya minta maaf karena tidak bisa mencapai target‎ yang ditetapkan. Saya tidak amanah dan siap menerima konsekuensi,” ungkap Sigit saat rapat kerja dengan Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/10/2015)

Menurut Sigit, tidak tercapainya target penerimaan pajak karena kondisi perekonomian Indonesia yang terus terpuruk. ” Penerimaan pajak tidak akan tercapai atau shortfall sebesar Rp 112,5 triliun, bahkan bisa mecapai Rp 120 triliun,’katanya.

Sigit yang nampak pasrah dengan kenyataan yang dihadapinya itu pun bersedia menerima pemotongan tunjangan kinerjanya. Dalam artian tidak akan menerima lagi gaji sebesar Rp 100 juta / bulan.”Ya remunerasi dikurangi, kita siap menerima itu,” ungkapnya Sigit.

Diakui Sigit, bahwa masalah pemotongan gaji atau tunjangan akibat gagal capai target sudak dibahas dengan para pegawi pajak lainnya, dan pada prinsipnya mereka siap menerima potongan itu.”Iya nggak apa-apa. Semua menerima dan kita tetap akan semangat tahun depan,” tegasnya

Sikap terbuka Dirjen Pajak tersebut disambut baik Wakil Ketua Komisi XI Gus Irawan Pasaribu.”Saya suka sikap gentlemen dari Pak Sigit. Memang benar harus mengaku salah dan terima konsekuensi,” kata Irawan seraya menegaskan akan tetap melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran Dirjen Pajak.

Selain itu Irwan berharap, pemerintaj tidak terlalu mematok target yang tinggi dalam penerimaan pajak, semua harus dilihat dari kondisi perekonomian kita, sebab ujungnya pasti akan berpengaruh pada defisit anggaran. (yd/bbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *