‘Gencar’, Upaya Peningkatan Baca dan Pemahaman Kandungan Al Qur’an di Muna

Dra Hj. Wa Ode Rukiyah
Dra Hj. Wa Ode Rukiyah

Raha, RBC – ‘Gencar’ (Gerakan Cinta Baca Al-Qur’an) merupakan salahsatu upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Muna, Sultra, yang harus disukseskan sehingga pada gilirannya, masyarakat Kabupaten Muna, khususnya yang beragama Islam, memiliki kemampuan yang memadai dalam membaca dan meningkatkan pemahaman terhadap ayat-ayat di dalam al Qur’an.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Muna, Dra Hj. Wa Ode Rukiyah, ketika mewakili Bupati Muna memimpin rapat Pengurus ‘Gencar’ Kabupaten Muna di Aula Kantor Baznas Kab. Muna, Senin (11/5).

Dijelaskan, sebagai gambaran obyektif program kerja Gencar adalah bagaimana meningkatkan kemampuan baca tulis aksara Al-Qur’an serta peningkatan kualitas pemahaman dan pengamalan isi kandungan Al-Qur’an, bagi umat Islam di Kab. Muna, kata Rukiyah.

“Langkah-langkah teknis yang menjadi fokus kerja Pengurus Gencar Kab. Muna di antaranya akan melakukan sosialisasi program kerja di tiap Taman Pengajian Al-Qur’an (TPQ) se-Kab. Muna, sebagai bentuk apresiasi dan komitmen Pemerintah Daerah dalam upaya pemberantasan buta aksara dan baca Kitab Suci Al-Qur’an,” lanjut Rukiyah.

Ketua Umum Gencar Kabupaten Muna, Drs. Jamri Sakuna menambahkan, untuk memaksimalkan program-program kerja Gencar diharapkan segenap stakeholder yang ada di tengah-tengah masyarakat seperti Kelompok Majelis Taklim dan para Penyuluh Agama Islam dapat bekerjasama memanfaatkan potensi umat Islam di Kab. Muna, termasuk pemanfaatan anggaran secara efektif dan efisien, karena setiap bulannya para penyuluh Agama mendapatkan honor yang bersumber dari dana APBN atau APBD..  

Rapat tersebut selain menyegarkan pencanangan program-program Gencar yang sebelumnya sudah berjalan berkisar setahun ini yang telah di launching Bupati Muna tahun lalu, maka ‘Gencar’ diminta segera melakukan langkah-langkah konkrit sesuai harapan Bupati Muna.

Dalam rapat tersebut turut peserta menyarankan agar Pemda Muna membuat Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang mekanisme program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an sehingga pada gilirannya terwujud masyarakat yang secara sadar berupaya sendiri meningkatkan kemampuanya dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. (La Ode Abdul Syukur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *