GORONTALO UTARA INGIN MAJU SEPERTI BANTAENG

H.Roni Imran, Wabud Gorontalo Utara (ist)
H.Roni Imran, Wabud Gorontalo Utara (ist)

Setelah mendengar langsung pemaparan Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah pada Seminar Internasional tentang Lingkungan Hidup pada peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) yang ke 7 di Gorut, Sabtu (26/4), Pemda setempat langsung mengantisipasi untuk melihat langsung kondisi di Bantaeng.

Adalah Wakil Bupati Gorut Provinsi Gorontalo H Roni Imran yang melakukan kunjungan balasan tersebut. Dia disertai Staf Ahli bidang Kemasyarakatan, Aparatur dan Sumber Daya Manusia, Moli Ahmad, Kepala Dinas Pariwisata Frits Ano, Kadis PU Nurhadi Rahim, Kadis Kehutanan Hasan Hiola dan sejumlah staf.

Kedatangan Wakil Bupati Gorut di Bantaeng juga disertai Guru Besar Ehime University Jepang Prof Masayuli Sakakibara.

 ‘’Kedatangan kami juga merupakan rangkaian penandatanganan naskah kerjasama antara Bupati Gorut dengan Bupati Bantaeng,’’ terang Roni Imran pada jamuan makan malam di Tribun Pantai Seruni, Senin (28/4).

Menurutnya, meski wilayahnya baru memasuki usia ke -7, namun Gorut ingin maju. ‘’Kami juga sudah ke Jepang, namun orang Jepang menyarankan kami belajar ke Bantaeng,’’ tuturnya.

Di Gorut, tambah Roni Imran, Bupati Bantaeng diberi gelar oleh para wakil rakyat di DPRD sebagai Bupati Pesulap karena mampu mengubah Bantaeng dari daerah tertinggal menjadi daerah maju dalam tempo yang relatif singkat.

Bupati Bantaeng juga disebut-sebut sebagai kandidat calon presiden alternative. Maka pantaslah bila kami datang untuk berguru, bagaimana Bantaeng membangun dan kira-kira apa yang bisa dilakukan Gorut agar bisa maju seperti ini, ujarnya.

‘’Sasaran kami ingin seperti Bantaeng. Kami juga ingin bekerjasama Jepang tapi kami disarankan untuk ke Bantaeng saja dulu. Dan, setelah melihat langsung daerah ini, ternyata memang layak menjadi daerah percontohan,’’ tandas Roni.

‘’Saya menyebut Bantaeng sebagai sorga dunia dan kami ingin mengadopsi seluruh kegiatan SKPD. Ini juga saran dari Jepang untuk memajukan Gorut sebab dari segi geografis, ada kesamaan. Mudah-mudahan Gorut bisa menjadi sorga dunia yang kedua,’’ tambahnya lagi.

Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah menyambut baik keinginan Gorut belajar untuk memajukan bangsa dan masyarakat. ‘’Apa yang kami lakukan di Bantaeng merupakan hasil kerja keras seluruh SKPD bersama masyarakat,’’ jelasnya.

Nurdin memberi contoh revitalisasi Pantai Seruni yang dilakukan pada 2010. Pantai ini semula hanya menjadi tempat pembuangan tinja masyarakat, dan kini sudah menjadi kebanggaan.

‘’Pantai Seruni kini sudah menjadi alun-alun kota. Ada Tribun, ada lapangan, ada anjungan bahkan ada RS bertaraf internasional yang sebentar lagi juga sudah bisa dioperasikan melayani masyarakat,’’ urainya.

Selain Pantai Seruni, Pemda juga membangun kawasan wisata Pantai Marina yang sudah dilengkapi hotel, cottage dan fasilitas lainnya. Juga ada Pantai Lamalaka yang dijadikan kawasan kuliner.

Sedang di wilayah pegunungan, dikembangkan kawasan wisata agro yang dilengkapi pengembangan tanaman buah appel dan strawberry serta berbagai jenis sayuran.

‘’Kini, Bantaeng sudah dinikmati tak hanya warga Bantaeng tetapi juga warga daerah tetangga, terutama pada malam Minggu,’’ tandasnya.

Sebelum meninggalkan Bantaeng, Wakil Bupati Gorut bersama rombongan menikmati sarapan pagi di kawasan Wisata Pantai Marina bersama Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah dan pimpinan SKPD daerah ini.

Tamu dari Gorut Provinsi Gorontalo itu juga  berkesempatan melihat sistem penanaman talas, pembibitan ikan di Balai Benih Ikan Air Tawar Rappoa serta Brigade Siaga Bencana (BSB).

Pada peninjauan tersebut, Wakil Bupati Gorut Roni Imran didampingi Kadis Pertanian dan Peternakan H Syamsul Alam, Kadis Perikanan dan Kelautan Dimyati Nompa, Kepala Badan Ketahanan Pangan H Zainuddin, Kepala BKD H Asri.(hms)   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *