Hampir Pasti Golkar-Demokrat Bentuk Poros Baru

SBY dan Ical (ist)
SBY dan Ical (ist)

Jakarta (Rakyat Bersatu)- Rapimnas Partai Demokrat telah berakhir. PD mengambil langkah tidak mendukung kubu Jokowi maupun Prabowo Subianto. Sementara itu Rapimnas Partai Golkar memutuskan bahwa posisi capres atau pun cawapres tetap milik Ketum Golkar Aburizal Bakrie (Ical).

Menurut Ketua Wanbin Golkar Akbar Tandjung, opsi yang paling mungkin adalah Golkar berkoalisi dengan Partai Demokrat dan mengusung Ical sebagai capres. “Saya menyatakan yang sudah pasti adalah poros Golkar dan Demokrat. Dan Aburizal sebagai capres,” kata Akbar di Hotel Sultan, Senayan, Jaksel, Minggu (18/5/2014).

Terbentuknya poros baru ini sampai malam tadi kedua kubu terus melakukan lobi politik. Bahkan kedua petinggi partai tersebut saat berita ini dibuat tengah berada di Hotel Sultan Jakarta Selatan.

“Memang hari ini SBY tinggal di lantai 15, ARB juga saya dengar di lantai 15, bisa saja bertemu. Saya di lantai 2, saya tidak tahu karena saya tidak ketemu,” ucap mantan Ketum Golkar ini.

9 Poin Hasil Rapimnas PD
Dalam Rampimnas Parta Demokrat yang berlangsung di Hotel Sultan, Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan 9 poin hasil Rampimnas.

“Saya akan sampaikan hasil Rapimnas PD yang kami selenggarakan untuk diteruskan ke saudara kami rakyat Indonesia di manapun mereka berada,” kata SBY mengawali konferensi pers hasil Rapimnas PD di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (18/5/2014).

SBY kemudian membacakan 9 poin hasil Rapimnas PD sebagai berikut:

1. PD bertekad untuk pembenahan dan pembangunan partai 5 tahun mendatang secara serius dan berkelanjutan menuju partai yang makin modern, profesional, dan dedikatif kepada kepentingan rakyat.

2. Berkenaan dengan sikap dan pilihan PD dalam Pilpres ini, meskipun keputusan akhir diserahkan ke Ketua Umum dan Majelis Tinggi, preferensi PD dalam Rapimnas ini adalah tidak berpihak, dalam arti tidak bergabung dalam kubu manapun, baik kubu Pak Joko Widodo maupun kubu Pak Prabowo, pilihan ini tidak berarti para kader menjadi golput dlam Pilpres mendatang, para kader akan berikan suaranya kepada capres yang memiliki platform segaris dengan PD.

Disamping preferensi itu, dalam jajak pendapat yang kami sampaikan kepada para peserta 56 persen memilih tidak bergabung, masih ada sejumlah opsi yang presentasinya jauh lebih rendah.

3. Saya selaku Ketua Umum dan Ketua Majelis Tinggi dengan memperhatikan sikap Rapimnas kali ini akan segera mengambil sikap definitif paling lambat 20 Mei lusa.

4. Rapimnas juga berpendapat lebih mulia dan terhormat untuk bersikap mandiri, serta tidak perlu meminta-minta dari pihak manapun untuk sebuah kekausaan.

5. PD mempersilakan capres dan partai pengusungnya untuk berkompetiisi secara sehat dan mendidik dan serahkanlah kepada rakyat untuk dinilai yang paling tepat guna menjadi capres lima tahn mendatang.

6. Jika PD tidak berada di pemerintahan lima tahun mendatang, justru PD dapat secara sungguh-sugguh melaksanakan pembenahan diri partai dan para kader sekaligus mendengarkan kritik yang membangun dari masyarakat luas.

7. Meski tidak berada di pemerintahan, PD akan tetap perjuangan kepentingan rakyat di seluruh Indonesia.

8. Di parlemen, PD bisa menjadi kekuatan penyeimbang yang efektif, kritis, dan cerdas untuk memastikan kebijakan pemerintah tetap rasional dan juga pro rakyat.

9. Baik bagi PD untuk memberikan kesempatan untuk parpol lain, untuk menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan kehendak rakyat. PD ingin menjadi kekuatan yang penyeimbang dan kontrol yang baik.(yd/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *