Ibnu Jamil: Sepakbola Merupakan Panggilan Jiwa

Ibnu Jamil
Ibnu Jamil

DUNIA  sepakbola  sudah menjadi darah daging bagi aktor serba bisa Ibnu Jamil. Selain piawai memainkannya, bintang film, sinetron, iklan, FTV, dan presenter televisi kelahiran Jakarta, 30 April 1982 ini, selalu ingin terlibat dalam setiap kegiatan menyangkut si kulit bundar. Termasuk, siap berjuang keras melakukan observasi agar berakting meyakinkan dalam film bertemakan sepakbola bertujuk “Garuda 19” bersutan sutradara Andibachtiar Yusuf.

“Bagi saya, dunia sepakbola merupakan panggilan jiwa. Karenanya, untuk tampil meyakinkan memerankan karakter salah satu asisten pelatih Indra Sjafri yang diperankan Mathias Muchus, saya harus berjuang keras melakukan berbagai observasi,. Baikl baik lewat literatur tentang  istilah  teknik dan strategi  yang wajib dikuasai seorang pelatih maupun berkonsultasi langsung dengan pelatih sepakbola sungguhan,” papar Ibnu Jamil kepada Waspada di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut aktor ganteng yang sebelumnya berperan sebagai Bambang Pamungkas – pemain  Timnas senior dalam film “Hari Ini Pasti Menang” (2012)  memainkan peran sebagai pelatih ternyata jauh lebih sulit dan menantang. “Pasalnya, dalam keseharian saya hanya piawai sebagai pemain –  ilmu tentang  strategi pertandingan  belum mencukupi. Nah,  agar mampu berakting meyakinkan dalam film Garuda 19, saya wajib melakukan banyak observasi,” tandas Ibnu seraya mengaku bangga terlibat dalam film  sepakbola yang bernarasi tentang kisah nyata sukses Timnas Piala AFF U-19  2013 di Sidoarjo dan kini tengah diputar di bioskop tanah air “Selain tampil sebagai juara dengan menumbangkan Vietnam 7-6 lewat adu finalty, sukses Timnas U-19 juga sangan membanggakan lantaran memboyong piala resmi pertama tim sepakbola Indonesia setelah 22 tahun puasa gelar,”  tambahnya seraya menyayangkan tim Garuda Muda jadi juru kunci Piala AFF di Myanmar, baru-baru ini.

Film produksi Mizan Productions  yang diangakt dari  buku “Semangat Membatu karya Rudy Gunawan dan Guntur Utomo dan skenarionya ditulis Swastika Nohara, selain dibintangi Mathias Muchus, Ibnu Jamil, Mandala Soji, Puadin Redi, Rea Aditya, Veriasdi Solaiman, juga menampilkan bintang muda  antara lain Rendy Agnadm Gazza Zubizareta, Yusuf Mahardika dan Agi Firdasu. * (naskah dan foto – ata)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *