Indonesia Bisa Jadi Surga Pengedar Narkoba

Ilustrasi.Pengedar Narkoba yang tertangkap (ist)
Ilustrasi.Pengedar Narkoba yang tertangkap (ist)

Pembebasan bersyarat yang diberikan pemerintah kepada Schapelle Leigh Corby masih menyisakan kontroversial. Banyak pihak yang menuding pembesan Corby sarat dengan pertimbangan politis namun mengenyampingkan upaya lain pemerintah dalam melawan kejahatan narkoba yang selama ini gencar dilakukan.

Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Yani menyatakant keberatan atas kebijakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang membebaskan terpidana kasus narkotika asal Australia itu karena akan menimbulkan preseden buruk bagi upaya pemerintah dalam memberantas narkoba.Apalagi presiden SBY kerap kali mengatakan tidak akan toleran terhadap kejahatan narkoba.

“Bisa saja Indonesia akan seperti negara-negara di Amerika latin yang dikuasai oleh jaringan mafia narkoba. Indonesia bisa menjadi surga dunia bagi pengedar narkoba,” tandas Ahmad Yani, Sabtu 8 Februari 2014.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)  Hadjriyanto Y Thohari pun sangat kesal atas kebijakan pemerintah itu. Karena itu dia mengajak masyarakat menolak kebijakan SBY karena bertentangan dengan semangat perang terhadap narkoba selama ini kita dengungkan.

“Kebijakan pemerintah itu sulit dipahami akal sehat. Bagaimana mungkin, di satu pihak kita menyatakan perang terhadap narkoba, tapi di sisi lain membebaskan narapidana narkoba,”  tandasnya.

Sementara itu, sejumlah anggota DPR RI menolak keras kebijakan Presiden SBY tersebut.Untuk itu, anggota Komisi III DPR RI akan  memanggil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Amir Syamsudin ke DPR untuk menjelaskan alasan dibebaskannya terpidana asal Australia itu.

Seperti diketahui, SBY mengeluarkan kebijakan untuk memberikan Corby bebas bersyarat. Dimana, Corby bebas terhitung 8 Februari 2014 bersama dengan 1.291 narapidana setelah divonis selama 20 tahun pada 2006 berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA)lantaran menyelundupkan ganja 4,1 kilogram. Belakangan ia terus mendapat pengurangan hukuman menjadi 15 tahun, dan juga mendapat remisi 25 bulan. (yd/rbc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *