Jaga Malam Tahun Baru, Polda Kerahkan 5.495 Petugas

Makassar, RBC – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) kerahkan 5.495 petugas

Kapolrestabes Makassar Kombes. Pol. Ferry Abraham
Kapolrestabes Makassar Kombes. Pol. Ferry Abraham (ist)

untuk jaga malam Tahun Baru 2015 di seluruh kabupaten dan kota se Sulsel. Jumlah petugas tidak merata di masing-masing daerah, akan tetapi makin banyak jumlah penduduknya, maka akan makin banyak diturunkan petugas di situ.

Khusus untuk berjaga-jaga dalam Kota Makassar diturunkan 1.400 polisi. Maka, jika diperkirakan jumlah anggota masyarakat yang akan keluar rumah menyemarakkan malam pergantian tahun – katakanlah – 1.5 juta orang, maka seorang polisi “menjaga” sedikitnya 10.000 orang. Tentu sangat jauh bandingannya.

Akan tetapi sistem penjagaan tidak sepraktis itu, para petugas akan memusatkan pemantauan dan penjagaannya di titik khusus yang sudah ditentukan, misalnya, di Pantai Losari dan seputarannya, kemudian di THM, dan titik-titik keramaian dalam kota.

Analisis sistem penjagaan malam Tahun Baru di atas merupakan pokok-pokok bahasan antara Kapolrestabes Kombes Pol Ferry Abraham bersama jajarannya para Kapolsek se Kota Makassar dengan sekitar 50-an wartawan dari media cetak, elektronik dan online dalam acara ‘update akhir tahun’ yang dilaksanakan di Ruang Rupatama Polrestabes Makassar, Selasa petang 30/12/14.

Ferry menjelaskan, fokus penjagaan pada malam pergantian tahun akan dibuat sedemikian rupa untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang akan memeriahkan malam akhir tahun itu.

Sikap warga Kota Masyarakat dalam menghadapi pergantian tahun secara garis besar terbagi dua yaitu; sebagian menyambut tahun baru dengan menikmati hiburan baik di tempat terbuka seperti di anjungan Pantai Losari, lapangan terbuka, maupun di tempat tertutup seperti di gedung THM atau di rumah. Dan, sebagian lagi melaksanakan kegiatan beribadah, misalnya, berzikir di Masjid.

“Nah, di titik-titik kegiatan itulah kami konsentrasikan petugas secara maksimal,” kata, tetapi lanjutnya, “kekurangan tenaga polisi akan ditutupi dengan petugas sipili, seperti Satuan Pamong Praja, Satuan Pengamanan swasta serta Satpam dari organisasi atau kelompok sosial masyarakat,” Ferry yang menjabat Kapolrestabes lebih kurang delapan bulan. (uka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *