Kakanwil Kemenag Sultra Minta Seluruh Aparatur jadi ‘agent of change’

Moh. Ali Irfan, SE,MM,M.Ak
Moh. Ali Irfan, SE,MM,M.Ak

Raha, RBC – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sultra, Moh. Ali Irfan, SE,MM,M.Ak secara tegas memerintahkan seluruh jajarannya agar bersungguh-sungguh menjadi ‘agent of change’ masing-masing di tempat tugasnya.

Permintaan ini dikemukakan dengan lantang oleh Moh. Ali Irfan ketika memberikan sambutan dan pengarahan di hadapan ratusan aparatur pemerintah dalam lingkup kantor Kemenag Muna, usai melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat struktural dan fungsional lingkup Kantor Kemenang Muna, Rabu (25/3) di Raha.

Dalam kunjungan kerjanya ini, Kakanwil juga meresmikan lembaga KUA Kec. Napano Kusambi sebagai salah satu KUA yang telah berstatus defenitif di Sultra. Dia juga menyempatkan waktu meninjau sebuah bangunan sekolah MAN Kota Baru Raha yang sedang direhabilitasi, serta Gedung MTsN Raha yang digunakan para siswanya masih berstatus darurat

Menurut Moh. Ali Irfan, permintaannya agar setiap aparat Kemenag di daerah ini harus mampu menjadi ‘agent of change’ adalah harga mati. “Tidak ada tawar menawar, mengingat tuntutan dan kebutuhan masyarakat dalam hal pelayanan dan pembinaan keagamaan juga tidak dapat ditawar-tawar. Karena itu jangan sekali-kali menghindar,” katanya.

 Di hadapan para pejabat eselon III, IV dan lainnya dalam lingkup kantor Kemenag Muna, mantan Auditor Irjen Kemenag RI ini melanjutkan pengarahannya. Dikatakan, tiap-tiap aparat Kemenag dituntut untuk mengoptimalkan kualitas kerjanya dalam segala bentuk pelayanan kepada masyarakat di Sulawesi Tenggara yang diperlihatkan melalui kerja-kerja profesional, kerja-kerja cerdas, kerja-kerja berkualitas dan kerja tuntas sesuai masing-masing bidang tugas dan fungsinya.

Ditegaskan, menjadi seorang ‘agent of change’ aparatur Kemenag harus menjadi contoh yang memberikan keteladanan bagi masyarakat serta menjalankan tugasnya dengan baik, penuh ketulusan dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan Negara. “Tidak ada usaha yang berhasil tanpa ketulusan, dan tidak ada kerja yang sukses tanpa integritas pekerjanya. Dan saya minta kepada saudara-saudara untuk melaporkan hasil dan pencapaian kinerja kerjanya secara berkala,” pesan Ali Irfan.

Selain menciptakan iklim kerja yang berkualitas, jajaran PNS lingkup Kanwil Kemenag Sultra dituntut terus menumbuhkembangkan dan meningkatkan budaya rasa malu di hadapan Allah Swt dan manusia serta bertekad untuk “mentradisikan” apa yang dinamakan Open Rekruitmen bagi tiap PNS yang hendak menduduki suatu jabatan baik struktural maupun fungsional, sehingga tidak ada lagi model-model semisal transaksi jabatan di tubuh Kanwil Kementerian Agama Prov. Sultra. “ProsesOpen Rekruitmen atau hasil lelang jabatan ini, merupakan penjabaran secara teknis dari Keputusan Menteri Agama RI (KMA) Nomor 207 tahun 2015 tentang Proses Assesment pada lingkup Kemenag RI di semua daerah di Indonesia,” kunci Ali Irfan.

Dalam kunjungan kerjanya di Kab. Muna, Ali Irfan didampingi Kabag Tata Usaha, HM Hasan Nuri, SH.M.Hi, Kepala Bidang Urais dan Binsyar, Drs. HM. Sabir, Kasubag Kepegawaian dan Ortala Kanwil Kemenag Sultra, Moh Shaleh, S.Ag, M.Pd.I. (La Ode Abdul Syukur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *