Kantor Kemenag Muna Jadi Pilot Project Zona Integritas

Drs. Kammarudin, M.Si
Drs. Kammarudin, M.Si

Raha, RBC – Kantor Kemenag Muna ditunjuk jadi pilot project Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Sulawesi Tenggara. Penunjukan ini sesuai surat Sekjen. Kementerian Agama Nomor SJ/B-1V/4/PS.00/947/2015 yang yang ditandatangani Sekjen Prof. Dr. H.

Nur Syam, M.Si, Informasi penting dan menggembirakan ini disampaikan oleh Kakanwil Kemenag Sultra, Moh. Ali Irfan, SE.,MM.,M.Ak, ketika berkunjung ke Raha, Rabu lalu (25/3).

Surat Selkjen tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemen PAN dan RB Nomor: B/5562/D.I.PAN-RB/2014 tanggal 18 Desember 2014 dan hasil keputusan Rapat Koordinasi Pimpinan Unit Eselon I Pusat tentang pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM lingkup Kementerian Agama.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Muna, Drs. Kammarudin, M.Si usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa ruangan para Kepala Seksinya, Senin (30/03) di Raha.

“Ini adalah amanah sekaligus tantangan buat kami mendapat kepercayaan sebagai sasaran Pilot Project pelaksanaan Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM Kantor Kemenag Muna di Sultra”, kata Kammarudin.

Menyambut penunjukan Kantor Kemenag Muna ditunjuk jadi pilot project Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Sulawesi Tenggara, kata Kammaruddin, maka pihaknya segera melakukan langkah-langkah teknis yang menjadi indikator sasaran pilot project tersebut pada kantor yang dipimpinnya.

Caranya, Dia menginstruksikan seluruh unit dan Satuan Kerja (Satker) yang ada untuk terus meningkatkan kedisiplinan, profesionalism, percepatan kinerja, berintegritas, dan menumbuhkembangkan budaya malu.

“Selain budaya malu yang menjadi prinsip menjalankan tugas oleh tiap aparatnya, prinsip kedisiplinan dengan kerja cerdas, kerja berkualitas, kerja tuntas, profesional dan proporsional dalam tiap kegiatan atau pekerjaan adalah upaya-upaya yang mesti diwujudkan secara bersama-sama”, kunci Kammaruddin dengan wajah optimis/ (La Ode Abdul Syukur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *