Kapolda Pudji Hartanto Beberkan Teori Penanganan Begal Bermotor

pudji hartanto (1)MAKASSAR, RBC – Makin seringnya terjadi pembegalan yang dilakukan pelaku bermotor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan akhir-akhir ini, menjadi fokus perhatian Kapolda Sulselbar Irjen Pol Pudji Hartanto Iskandar. Usai mengikuti acara resmi serahterima jabatan Kapolda dari Irjen Pol Anton Setiadji, Jum’at (10/9/2015), di Mapolda Sulselbar, Jl. Perintis Kemerdekaan, mantan Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) ini kepada pers langsung mengungkapkan teori penanganan begal motor yang akan segera dilakukannya.

“Itu tadi teoritisnya, tapi Saya belum mempunyai strategis penanganan khususnya. Untuk itu Saya akan pelajari dulu wilayahnya dan akan kami percepat dalam hal penuntasannya,” katanya.

Bukan itu saja, Pudji juga akan mengevaluasi beberapa program prioritas seperti yang sudah dicanangkan oleh Kapolda sebelumnya Irjen Pol Anton Setiadji. Mendengar keterangan awal Pudji kepada pers, Anton yang berdiri di samping Pudji hanya senyum-senyum sembari menyapa beberapa rekan media.

Ditanyakan, kira-kira menurut pengamatannya, apa penyebab peristiwa pembegalan jadi marak belakangan ini di Makassar, Pudji Hartanto menjawab bahwa maraknya peristiwa tersebut di Kota Makassar tak lain karena tidak maksimalnya tindakan preventif oleh kepolisian selama ini. Maka dari itu, lanjutnya, salah satu cara pemberantasannya, ia akan melakukan pemetaan wilayah guna menentukan kawasan-kawasan yang dianggap rawan keamanan di dalam kota. Lalu kemudian memerintahkan anggotanya untuk melakukan blusukan ke tengah masyarakat, terutama masyarakat yang bermukim di kawasan rawan tersebut.

“Kita harus memanfaatkan semua sumber daya yang ada di kepolisian. Membasmi begal harus disisir dari akarnya. Caranya antara lain dengan  melakukan deteksi dini dan penyuluhan di tengah-tengah masyarakat,” kata Pudji Hartanto. “Ini merupakan bagian dari langkah preventif, termasuk menurunkan satuan patroli di daerah rawan tersebut,” tambahnya.

“Setelah langkah ini dijalankan, dan ternyata masih juga terjadi aksi begal, maka kepolisian akan menindak tegas dengan melakukan penangkapan dan dan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Dalam hal ini dukungan dari masyarakat sangat dibutuhkan,” kata Pudji. (uka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *