Kebahagiaan Berlapis Ikke Nurjanah

 

Ikke Nurjanah
Ikke Nurjanah

KENDATI belum mendapat suami baru, biduanita Dangdut yang belakangan sibuk menjalankan roda organisasi Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut (PAMMI) – Ikke Nurjanah (39 th 7 bln), menutup tahun 2013 dengan kebahagiaan berlapis.

“Alhamdulillah, dipenghujung tahun  ini setidaknya saya mendulang kebahagiaan berlapis. Pemicunya, sebagai Ketua Harian DPP  PAMMI  saya bahagia lantaran belakangan ini  lagu-lagu Dangdut karya monumental Rhoma Irama di era 70 – 80 an terutama nomor Kereta Kencana  kembali booming dan lewat ajang Lomba Cipta Lagu Dangdut (LCLD)  2013, dirinya dan kawan-kawan  turut membidani lahirnya l2 lagu Dangdut murni generasi baru,” papar Ikke Nurjanah kepada RB.Com  selepas pengumuman 12 pemenang LCLD PAMMI 2013 di Hotel Kartika Chandra Jakarta Selatan, Senin (30/12) malam silam.

Ajang  LCLD  ke-3  tingkat nasional yang penjurian akhirnya dilakukan H. Rhoma Irama bersama personel Soneta Grup –  diikuti sekitar 200 pencipta lagu dari 20 DPD PAMMI –  menetapkan lagu “Oleh-oleh” karya Nanang Suwito sebagai pemenang pertama dan menggondol hadiah tunai Rp. 25 juta. Disusul lagu “Asli Indonesia” karya Toto Anggit (hadiah Rp. 20 juta) dan pemenang ketiga diraih Alwi Hasan pencipta lagu “Dua Pilihan” (Rp. 5 juta).

Pencipta Lagu Nanang Suwito dan Toto Anggit - Pemenang pertama dan kedua LCLD 2013 bergambarbersama Rhoma Irama dan Jajaran Pen
Pencipta Lagu Nanang Suwito dan Toto Anggit – Pemenang pertama dan kedua LCLD 2013 bergambarbersama Rhoma Irama dan Jajaran Pen

Menurut janda cantik berpenampilan santun kelahiran Jakarta, 18 Mei 1974 ini, 12 lagu pemenang LCLD  sangat berpontensi memberikan  penyegaran dan alternatif baru bagi lagu Dangdut murni (non Koplo) lantaran memiliki tema baru baru beragam mulai dari tema cinta, keanekaragaman budaya hingga kebanggaan pada  tanah air tercinta. Begitu pula sisi aransmen musiknya lebih kaya, lebih inovatif dan kekinian.

“Selain didukung lirik baru bermutu dan bernotasi bagus, 12 lagu tersebut bakal di lantunkan  penyanyi dangdut papan atas seperti Rita Sugiarto, Evie Tamala, Cici Faramida, Erie Suzan, Mansyur S, Ayu Soraya, Yunita Ababiel, Gabby Pareira, dan lainnya. Jadi, sangat berpotensi menggairahkan kembali geliat industri musik Dangdut tahun 2014,”  tandas Ikke seraya berharap lagu terbaik yang bakal dirilis dalam album kompilasi medio tahun 2014 bakal meneruskan fenomena lagu Kereta Kencana  lantunan Elvie Sukaesih era 70-an yang  rancak, syair dan musik ringan tapi punya magnet kuat membuat pendengarnya riang gembira.

Tentang inspirasi lagu ciptaannya 40 tahun silam yang tak lekang ditelan zaman dan  kini kembali  fenomenal,  Haji Rhoma Irama menjelaskan,  lirik Kereta Malam berasal dari pengalaman pribadi sering konser ke Surabaya naik Kereta Api. “Daya tarik lagu ini, selain musik  pengiring riang gembira, juga didukung lirik lagu yang memiliki Sense of Common (selera kebersamaan tinggi) terutama pada bait lirk – Jug gejak gejuk gejak gejuk. Kereta berangkat  – Jug gejak gejuk gejak gejuk. Hatiku gembira  yang mengajak pendengarnya bergoyang bersama,” ujar Rhoma yang juga Ketua Umum DPP PAMMI itu mengunci pembicaraan. (naskah dan foto – ata)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *