Kejar Target Pajak Rp1.546 Triliun, Menkeu Gandeng BIN

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro

Jakarta (rakyatbersatu) – Penerimaan pajak dan bea cukui yang belum memenuhi harapan, ‘memaksa’ Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjalin kerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mengamankan penerimaan negara tersebut. Untuk tahun 2016, targetnya adalah penerimaan pajak sebesar Rp Rp 1.546,7 triliun.

Kersama ini ditandai penandatangan MoU oleh Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro dan Kepala BIN, Sutiyoso di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Jakarta, Kamis (26/11/2015).

Ditegaskan Menkeu Bambang, kerjasama ini difokuskan pada penerimaan pajak dan bea cukai. “Kerjsama dengan BIN ini tentunya untuk memperkuat intelijen di bidang ekonomi, khususnya penerimaan negara,: kata Bambang.

Bambang mengungkapkan, dalam waktu dekat data wajib pajak yang bermasalah akan segera disetorkan ke BIN. Target utama yang akan dikejar pelaku bisnis gelap atau ilegal.

Untuk memaksimal tugas dilapangan, kedua lembaga yang sudah bersepakat itu akan membentuk satuan tugas (Satgas) dengan program kerja yanh strategis untuk mengoptimalkan pengaman penerimaan pajak dan bea cukai.

Sementara itu, Kepala BIN Sutiyoso dikesempatan yang sama mengatakan bahwa tugas Satgas adalah melakukan penyadapan.”Karena BIN memiliki kewenangan itu, maka itu akan dilakukan penyadapan. Artinya Satgas bisa memeriksa aliran dana sesorang, ” sebut Sutiyoso.(yd/bbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *