Kopertis IX Dapat Usulkan Pencambutan Izin Kampus Berkonflik

Prof.Dr.Ir.Hj. Andi Niartiningsih, MP
Prof.Dr.Ir.Hj. Andi Niartiningsih, MP

Terhadap Kampus PTS dalam proses hukum, Kopertis IX tetap melayani yang memiliki izin penyelenggaraan sampai ada keputusan hukum yang mempunyai kekuatan hukum tetap berkenaan dengan keabsahan pengelolaan pendidikan tinggi. Apabila konflik itu berkepanjangan, maka pihak Kopertis dapat mengusulkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk mencabut izin perguruan tinggi tersebut.

Demikian penegasan Kordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Prof.Dr.Ir.Hj. Andi Niartiningsih, MP, di Kantor Kopertis IX, Jl. Bung Makassar, Senin (17/3) di dampingi, Kabag Tata Usaha, Muhammad Amir, SH, MH, Kabag Kelembagaan dan Sistem Informasi, Pattola Muhadjir, SE, MM, Kepala Seksi Kelembagaan, Nur Qalbi, SH, MH dan Kepala Seksi Sistem Informasi, Ratna, S.Sos, M.Si

Dijelaskan, PTS yang sedang dalam kondisi konflik internal, baik antara yayasan, yayasan dengan pimpinan perguruan tinggi, antar civitas akademika, dualism yayasan. Konflik itu seringkali mengganggu kelancaran proses belajar mengajar. Menghadapi PTS yang sedang dalam kondisi konflik, Kopertis Wilayah IX tidak memberikan pelayanan apa pun, kecuali yang aktif dan terlayani secara administratif, tandas mantan Dekan Fakultas Perikanan UNHAS ini.

Perguruan tinggi dalam proses pembelajaran, harus memiliki sumber belajar, sarana dan prasarana kelengkapan yang memadai, agar tujuan pendidikan tinggi tersebut dapat tercapai, ungkap Andi Niar seraya menambahkkan, jumlah PTS di wilayah kerja Kopertis IX seluruh Pulau Sulawesi sebanyak 354 kampus.

Masyarakat umum dapat memperoleh informasi secara mendetail dan rinci, pada situs Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT) dengan alamt fortal, forlap.dikti.go.id. Lewat situs itu masyarakat umum dapat memperoleh informasi profil perguruan tinggi negeri dan swasta meliputi, surat keputusan pendirian, alamat dan kontak serta daftar program studi yang dimiliki.

Selain itu tegas Guru Besar Ilmu Kelautan UNHAS ini, lewat portal itu masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai prodi meliputi surat keputusan pendirian, deskripsi prodi, daftar dosen dan mahasiswa, rasio dosen dan mahasiswa, tegasnya wanita kelahiran Sinjai ini.

Lewat laman portal itu, seorang mahasiswa dapat langsung memeriksa diri sendiri, apakah terncantum atau tidak. Sekiranya ada mahasiswa tidak tercantum itu berarti mahasiswa bersangkutan perlu mempertanyakan kepada kampus tempat mahasiswa tersebut belajar, tegasnya.

Informasi lebih rinci dan mendetail soal kampus di jajaran kerja Kopertis IX meliputi wilayah kerja, Sulsel, Sulut, Sulbar, Sulteng, Sultra dan Gorontalo dapat diakses lewat portal, http://kopertis9.or.id. Lewat situs itu dapat diperoleh informasi mencakup profil PTS, nama yayasan, sebaran serta lokasi PTS.

Soal akreditasi institusi dan prodi masing-masing kampus, masyarakat dengan mudah dapat mengakses pada laman Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan alamat portal, ban-pt.kemendikbud.go.id. Informasi tersebut juga penting, karena sesuai amanat UU No.12/2012, kampus yang terakreditasi BAN-PT yang sah menerbitkan ijazah, tegas Andi Niar. (ym/rbc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *