KPK Kalah di Praperadilan, IAS Bukan Tersangka Lagi

Mantang Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (ist)
Mantan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (ist)

Jakarta RBC. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan sangat yakin memutuskan bahwa mantan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) tidak dapat dijadikan tersangka dalam kasus korupsi yang disangkakan kepadanya oleh KPK.

Hakim tunggal Yuningtyas Upiek Kartikawati telah membacakan putusan atas permohonan praperadilan ‎yang diajukan oleh eks Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Hakim menerima praperadilan itu untuk seluruhnya.

“Menimbang bahwa pemohon berhasil membuktikan bahwa termohon telah menetapkan tersangka pada pemohon tanpa adanya 2 alat bukti yang cukup,” ucap hakim Yuningtyas saat membacakan putusannya, di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2015).

Putusan itu berlandaskan putusan MK yang telah memperlebar kewenangan praperadilan. Penetapan tersangka kini menjadi salah satu objek yang bisa diadili di sidang praperadilan.

Ilham sendiri ditetapkan sebagai tersangka sejak setahun lalu tepatnya pada 7 Mei 2014. Dia diduga melakukan korupsi dalam kerjasama rehabilitasi kelola dan transfer untuk instalasi PDAM Makassar tahun 2006-2012. Sejak saat itu, KPK belum melanjutkan perkara Ilham.

KPK menyebut Ilham melakukan korupsi sehingga merugikan negara hingga Rp 38,1 miliar. Saat ditetapkan sebagai tersangka pada 7 Mei 2014, Ilham tengah menjabat di hari terakhir sebagai Wali Kota Makassar.Adapun putusan hakim Yuningtyas di sidang praperadilan itu otomatis menggugurkan status tersangka Ilham.  (yd/bbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *