KPK Tetapkan Dewie Yasin Limpo Tersangka

Seorang penyidik memperlihatkan barang bukti uang dolar Singapura  yang diduga uang suap. (ist)
Seorang penyidik memperlihatkan barang bukti uang dolar Singapura yang diduga uang suap. (ist)

Jakarta (rakyatbersatu.com) – Setelah menjalani pemeriksaan intensif Gedung KPK, Dewie Yasin Limpo, anggota Fraksi Hanura ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka penerima suap. Uang tersebut diduga berkaitan dengan rencana proyek Pengembangan Pembangkit Listrik Mikrohidro (PLTMH) di Papua.

Pelaksana Tugas Pimpinan KPK, Johan Budi dalam konferensi pers di Gedung KPK Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2015) mengatakan bahwa proyek tersebut baru dalam tahap perencanaan, dan akan dianggarkan pada tahun 2016.

Operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Selasa (20/10/2015) di sebuah rumah makan di Kelapa Gading Jakarta Utara juga menahan dua orang pengusaha. “Yang memberi suap yakni dua orang pengusaha yakni SET, dan HAR. Keduanya bertemu dengan RB, orang suruhan Dewie YL, “kata Johan Budi.

Setelah ke luar dari rumah makan, tim KPK kemudian menangkap mereka, termasuk mengamankan uang dalam bentuk dolar Singapura sebesar 1177.700..Kemudian tim bergerak, menangkap Dewie ketika berada di Bandara Soekarni Hatta sekitar pukul 19.00 WIB.

Uang senilai Rp 1,7 Miliar tersebut, kata Johan Budi, disimpan dalam bungkus keripik singkong. “Jadi ditempatkan di sebuah tas, jadi ini aslinya ya,” kata Johan Budi. Kemudian seorang penyidik yang memakai tutup kepala mengeluarkan uang dolar Singapura dari bungkus keripik dan memamerkannya ke wartawan.

Dewi disangkakan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Sampai saat ini, pemeriksaan terhadap tersangka masih intensif dilakukan oleh penyidik,” kata Johan Budi.(yd/bbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *