Mandala Shoji Jawab Keraguan

Mandala Shoji
Mandala Shoji

TAK mudah bagi Mandala Shoji (32 th) untuk kembali tampil meyakinkan sebagai presenter Rumah Gratis di layar TransTV setiap Sabtu petang. Apalagi, setiap episode program reality show yang mengangkat tema kemanusiaan dan kepedulian akan sekitar itu,  pria kelahiran Surabaya, 6 Oktober  1982 ini membagi-bagikan satu unit  rumah  kepada pemenang utama lengkap dengan perabotannya dengan kisaran harga tak tanggung-tanggung  Rp. 180 juta hingga Rp. 300 juta. Tak pelak, banyak pemirsa meragukan apakah hadiah untuk mereka yang tak mampu tersebut benar adanya

“Mungkin, lantaran ini reality show pertama di Indonesia yang setiap episodenya membagikan rumah seharga ratusan juta dan saya pun sudah lama tak tampil sebagai presenter televisi, wajar bila ada pemirsa maupun masyarakat luas yang meragukannya. Tapi, itulah tugas utama saya secara bertahap menjawab keraguan tersebut. Dan Alhamdulillah, setelah rumah gratis tayang beberapa episode sudah mendapat respons positif dari pemirsa TransTV,” ujar Mandala Shoji kepada RB.Com di  Menara Bank Mega – kawasan Trans Media Jl. Tendean – Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Ditemui selepas jumpa pers dua program baru andalan TransTV –  Rumah Gratis  dan Talkshow Basa Basi (Bahas Sana Bahas Sini) yang dipandu Cici Panda – presenter reality show yang popularitasnya sempat membumbung tinggi lewat program Termehek-mehek ini, membagikan rumah gratis ratusan juta plus uang tunai, modal usaha dan sembako bagi pemenang kedua, dimungkinkan lantaran kerjasama PT. Mandala Abadi Production (MAP) miliknya dengan Asosiasi Perumahan Indonesia (APERSI)

“Jadi, yang menyediakan rumah gratis pihak APERSI. Pada awalnya mereka sudah menyiapkan 50 unit rumah subsidi gratis program kementrian perumahan rakyat dan tersebar di seluruh Indonesia. Rencananya, kedepan  lewat program Rumah Gratis TransTV garapan rumah produksi MAP akan dibagi-bagikan 1000 rumah kepada masyarakat tak mampu di seluruh Indonesia, termasuk di luar jawa termasuk Sulawesi,” ungkap Mandala seraya agar rumah gratis beserta furniture-nya tepat sasaran  pihaknya mensurvey ratusan orang yang belum punya rumah di daerah tertentu dan dekat dengan proyek perumahan subsidi anggota APERSI.

“Selanjutnya para target diberikan ujian kehidupan tentang kepedulian sosial mereka terhadap lingkungan sekitar dengan bantuan Kamera Tersembunyi atau Candid Camera. Dalam menentukan penerima rumah gratis atau pemenang kedua hadiah tunai, modal usaha plus sembako, lewat keputusan tim dan pejabat Pemda setempat dengan mempertimbangkan dari segi kebutuhan, profil dan uji kehidupan yang diberikan kepada target,”  tandasnya menutup pembicaraan. * (naskah dan foto – ata)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *