Menteri Pertanian Turun Menanam Jagung Bersama Petani

Menteri Pertanian Amran Sulaiman turun langsung blusukan menanam jagung di sawah bersama para petani.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman turun langsung blusukan menanam jagung di sawah bersama para petani.

Bantaeng, RBC – Iring-iringan kendaraan rombongan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, tiba-tiba berhenti. Padahal, lokasi panen raya jagung di Dusun Dapoko, Bantaeng, Sulsel, masih berjarak kira-kira 500 meter. Amran Sulaiman lalu turun dari mobil. Sambil menggulung kedua lengan panjang kemeja putihnya, dia mengambil sepasang sepatu bot yang terletak di mobil bagian belakang.

Sesaat kemudian, sang menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK ini, sudah turun menuju pematang sawah. Ternyata, profesor lulusan Unhas ini ingin menanam jagung bersama dengan belasan petani yang sedang menanam jagung di sawah tersebut.

Dengan sigap, Amran mendekati seorang petani yang membawa sekumpulan bibit padi. Bibit jagung padi itu dimintanya, kemudian langsung menancapkan bibit jagung ke lubang yang telah tersedia. Melihat orang ‘nomor satu’ di Kementerian Pertanian itu turun langsung menanam, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bantaeng pun tak mau ketinggalan. Dia juga menyambar bibit jagung dari petani dan turut menanam.

Peristiwa langka ini, terjadi  Sabtu, 24/1 lalu, ketika Menteri Pertanian melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bantaeng. Sejumlah pejabat yang ada pada saat itu, antara lain; Dirjen Pertanian, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulsel Ir. Lutfi Halide MP, Wakil Bupati dan Sekda Bantaeng serta sejumlah pimpinan SKPD serta beberapa camat, terpaku melihat betapa cekatannya sang menteri menanam jagung.

Betapa tidak, Menteri Pertanian kita kali ini, selain lahir dan besar di tengah keluarga petani di Bone, dia juga mengawali karier sebagai PNS-nya sebagai penyuluh pertanian tahun 1994.

Panen raya jagung di dusun tersebut berlangsung singkat, namun banyak manfaat yang diperoleh para petani dengan kedatangan Menteri Pertanian. Selain memperoleh bantuan benih dan pupuk, mereka juga dijanjikan oleh menteri, akan dibangunkan irigasi yang mampu mengairi 5000 hektar area pertanian.

Di lokasi ini, Menteri Amran yang terkesan tidak suka banyak bicara ini, hanya minta kepada para petani agar mampu meningkatkan produksi pertanian mereka paling tidak hingga 30%. “Nah untuk mencapai target produksi ini, saya akan bantu benih dan pupuk serta irigasi,” kata Amran. (Armin) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *