Moch Roem: Saya tidak Pernah Berpikir Mau jadi Gubernur

Moch Roem, SH, MSi
Moch Roem, SH, MSi (ist)

Makassar, RBC.com – Meski pemilihan Gubernur Sulsel baru akan dimulai tahun 2019, namun masyarakat Sulawesi Selatan sudah ramai membicarakan figur-figur mana saja yang pantas dan layak menggantikan kedudukan yang bakal ditinggalkan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang sudah dua periode memangku jabatan Gubernur Sulsel.

Paling tidak sejumlah pejabat pemerintah dan anggota legislatif mulai disebut-sebut akan maju dalam pemilihan gubernur. Mereka antara lain; Agus Arifin Nu’mang yang sudah dua periode mendampingi SYL sebagai wakil gubernur, Nurdin Abdullah, Bupati Bantaeng dua periode dan masih menjabat sekarang, Lutfi A. Mutti, mantan Bupati Luwu Utara yang sekarang anggota DPR RI asal Partai Nasdem.

Tokoh lainnya yang disebut memiliki kans untuk jadi gubernur, yakni, Moch Roem SH, MSi yang menjabat Ketua DPRD Sulsel dua periode, Aliyah Mustika, istri Ilham Arief Sirajuddin mantan Walikota Makassar, sekarang anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Latinro Latunrung, mantan Bupati Enrekang dua periode sekarang Ketua DPW Partai Gerindra Sulsel, A. Ridwan Wiittiri, Ketua DPD PDIP yang anggota DPR RI.

Berikutnya, Aziz Qahar Muzakkar anggota DPD RI dua periode, Akbar Faisal, anggota DPR RI dari Nasdem, Mayjen TNI Purn A. Tenribali Lamo, perwira tinggi TNI dan pernah menjadi Caretaker Gubernur Sulsel, dan Ikhsan Yasin Limpo; mantan Bupati Gowa dua periode dan adik kandung Gubernur SYL yang juga berstatus Ketua PMI Sulsel.

Dua minggu terakhir ini, media cetak terbitan Makassar nyaris tak pernah melewatkan berita tentang isu calon-calon Gubernur Sulsel mendatang. Yang lebih ramai ialah pendapat dan pemikiran para netizen di media sosial. Di antara sejumlah tokoh di atas, adalah Nurdin Abdullah dan Tenribali yang paling sering menjadi topik berita tentang peluangnya menjadi Gubernur Sulsel mendatang.

Di antara para newsmakers tersebut, hanya Ketua DPRD Sulsel Moch Roem yang belum pernah memberikan keterangannya tentang Pilgub Sulsel mendatang. Maka dua hari lalu di ruang kerjanya di gedung DPRD Sulsel, Roem meluangkan waktunya mengungkapkan sikap dan pandangannya mengenai Pilgub Sulsel kepada wartawan media online ini.

“Jadi kalau Saya ditanya; apakah Saya mau maju menjadi kandidat gubernur, maka Saya jawab bahwa Saya tidak pernah berpikir mau menjadi gubernur,” katanya tegas. Alasan Anda? “Bagi Saya, apa yang Saya telah dapatkan selama ini seperti yang Anda lihat, bagi Saya itu sudah lebih dari cukup,” katanya sambil menyandarkan punggungnya di kursi kerjanya dengan sikap santai.

“Jadi kepala daerah dalam situasi politik seperti sekarang ini, tidak menarik bagi Saya. Terus terang, banyak teman atau rakyat yang minta Saya maju. Saya katakan, selama ini Saya tidak pernah berpikir mau menjadi gubernur,” katanya sambil kedua telapak tangannya dirapatkan ke permukaan meja kerjanya.

“Sudahlah. Jangan pikirkan Saya. Saya sudah senang dan rasanya bahagia seperti ini. Tidak banyak yang Saya pikir. Yang lalu yang Saya alami, misalnya, menjadi bupati, jadi anggota DPR pusat dan provinsi, sudah lebih dari cukup. Dari dahulu memang Saya tidak berpikir untuk mencari lebih dari pada apa yang Saya bisa miliki. Waktu dan peluang untuk mencari uang banyak sangat terbuka waktu Saya  jadi Bupati Sinjai dua periode, tapi Saya tidak gunakan. Anda bisa lihat. Saya berhenti jadi bupati tanpa memiliki apa-apa. Pokoknya, jadi begini saja, sudah senang, termasuk mengantar jemput anak Saya ke sekolah ha ha ha.”

Roem memberi sinyal mengakhiri keterangannya. Di depan ruang kerjanya, terlihat beberapa orang tamu dari tadi menunggu dengan gelisah. (uka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *