Orang Miskin Bisa Berobat Gratis dengan BPJS

sbyPresiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa proses peralihan menuju Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) diharapkan sesuai dengan harapan dan keinginan rakyat yang dapat terpenuhi. Seperti tertuang dalam UU Nomor 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial.

Menurutnya selama ini, sistem tersebut belum berjalan sesuai dengan implementasinya, dalam sistem tersebut juga banyak teknis operasional yang harus dirumuskan secara jelas, terukur dan terencana. Selain itu diperlukan anggaran yang cukup dan tanggungan iuran asuransi untuk kaum tidak mampu.

“Tertuang dalam UU tentang sistem jaminan sosial, namun dalam implementasinya tidak mudah,banyak teknis, namun tepat diawal 2014, kita dapat menjalankan amanat UU tersebut, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kerjasama dan kerja kerasnya,” ungkapnya di Istana Bogor, Selasa,31 Desember 2013.

Menurutnya, program BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan dapat dinikmati oleh masyarakat, namun ada beberapa hal yang perlu disipakan. Ada dua aspek yang perlu disiapkan, pertama aspek regulasi agar BPJS segera dapat diterapkan, kedua aspek teknis operasional.

“Dari aspek operasional, kita dapat mengambil pengalaman dari Jamkesmas dan Jamkesda, tentang simulasi dan perencanaan yang dilakukan, saya yakin Askes dan Jamsostek telah siap menjadi BPJS yang profesional,” jelasnya.

BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, kedua BPJS ini untuk jaminan yang lebih merata dan adil yang dapat dirasakan manfatnya oleh semua masyarakat. Selain itu, langkah ini juga menjadi langkah penting untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih baik bagi kaun tidak mampu.

“Saya tidak ingin mendengar ada laporan warga kurang mampu ditolak karena tidak ada biaya, karena BPJS untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat, rakyat miskin saya tegaskan bisa berobat gratis dengan BPJS,” tegasnya. (okz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *