Panitia Sesalkan jika Bantaeng Expo Dibatalkan

pantai seruni
pantai seruni

Bantaeng, RBC – Panitia pelaksana Bantaeng Expo akan menyesalkan jika Bupati Bantaeng membatalkan rencana kegiatan ini. Pasalnya, sudah ada sejumlah pihak yang menyatakan kesediaannya untuk mengikuti kegiatan ini, seperti; Disperindag Jawa Timur, sejumlah instansi dari luar Bantaeng. Sejumlah pelaku UKM dari Makassar dan Pulau Jawa, menurut Sugianto telah menyatakan kesediannya untuk turut berpartisipasi dalam dalam kegiatan ini.

“Hari ini mereka akan mendaftar secara resmi, bahkan beberapa pedagang telah tiba pada Kamis dini hari membawa barang dagangan mereka,” jelas Sugianto via selulernya kepada wartawan, Kamis, 18/12. Pelaksana kegiatan ini adalah LSM Lensa Indonesia yang diketuai Sugianto.

‘Bantaeng Expo’ sebelumnya direncanakan berlangsung dari 17 Desember 2014 s/d 5 Januari 2015.  Kegiatan ini merupakan sarana pameran yang juga menampilkan hiburan dan pasar rakyat dalam rangkaian memperingati Hari Jadi Bantaeng yang diperingati setiap 7 Desember, dan lepas sambut tahun 2014-2015.

Sugianto menyayangkan sikap Pemkab Bantaeng yang dinilainya tidak konsisten, padahal pihaknya sudah membicarakan rencana ini dengan pemda. Sugianto juga mengakui, izin pelaksanaan kegiatan dari Mapolres Bantaeng dijanjikan dikeluarkan hari ini.

Sugianto mengungkapkan, pihaknya pasti menanggung rugi, apabila dibatalkan karena pihaknya sudah telanjur mengeluarkan dana lebih kurang Rp30-an juta. “Dan, saya kira sebagian calon peserta yang sudah datang, juga pasti rugi, akibat pembatalan ini,” tambah Sugianto.

 Tidak Dibatalkan

Pihak Pemkab Bantaeng yang dikonfirmasi wartawan media ini untuk menanyakan apa penyebab pembatalan ini, dilayani oleh Sekretaris Daerah Bantaeng Abd. Gani. Menurutnya, belum ada kesepakatan antara penyelenggara dengan pihaknya. ”Saya kira hanya sehari dua hari saja pelaksanaannya ternyata lebih dari 10 hari,” kata Abd. Gani.

Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah yang dimintai keterangannya tentang masalah ini menegaskan, kegiatan ini tidak dibatalkan, tapi hanya mungkin tertunda dari jadwal semula, karena panitia pelaksananya kurang berkomunikasi dengan pemerintah setempat. “Jadi saya jelaskan bukan pembatalan, tapi penundaan karena masih ada masalah yang belum klir. Saya sudah tugaskan Sekda untuk membantu kegiatan tersebut. Masalahnya, panitianya belum mengantongi izin dari Pemda, akan tetapi mereka sudah aktif dan langsung memasang tenda dan perlengkapan lainnya. Padahal, ada miskomunikasi mengenai tempat pelaksanaan,” kata Bupati Bantaeng, Kamis siang (18/12)

Menurutnya, sebelum ada kesamaan paham antara Pemda dengan panitia, misalnya, mengenai tempat, dan lainnya, maka pemda tidak akan memberikan “lampu hijau” untuk pelaksanaan. “Misalnya, panitianya minta kegiatan tersebut dilaksanakan di alun-alun dekat rumah sakit yang baru. Di situ tidak bisa digunakan untuk kegiatan dalam waktu lama. Rumputnya kan bagus. Sayang, nanti lapangannya bisa gundul kembali. Jadi saya tunjukkan di sebuah area dekat jalanan baru di Pantai Seruni. Di situ saya kira bagus, dan bisa digunakan dalam waktu lama. Mau dilaksanakan satu bulan, tidak apa-apa, silakan,” jelas Bupati Bantaeng dua periode ini.

Kesimpulannya, bupati mensupport kegiatan seperti ini. Hanya saja dia minta kepada panitia untuk terus melakukan komunikasi yang intensif dengan Pemda – dalam hal ini – Sekda yang sudah ditugaskan oleh bupati untuk mengurusi kebutuhan kegiatan ini. “Jika sudah ada kesepakatan antara panitia dengan pemda, saya pasti akan memberikan rekomendasi pelaksanaan. Saya minta panitia jangan dulu mengadakan kegiatan sebelum segala sesuatunya sudah disepakati dengan pemda. Ini semua kita lakukan demi kebaikan bersama. Kebaikan rakyat dan kebaikan Bantaeng,” tutup Nurdin Abdullah melalui selulernya. (am/uka)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *