Parafien Band Curi Perhatian dengan Formasi Duo

http://rakyatbersatu.com/wp-content/uploads/2014/03/Duo-Parafien-Herro-dan-Sigit-plus-Yani-Libels.jpg
Duo-Parafien-Herro-dan-Sigit-plus-Yani-Libels

ALBUM  perdana Parafien band bernuansa Pop Rock yang dilansir tiga tahun silam dan menuai hasil kurang maksimal, tak langsung membuat Sigit Parafien – motor utama band asal Bandung ini, patah arang. Bahkan drummer bertubuh subur yang keponakan penyanyi – Yani Lebels ini, terus mencari formulasi dan terobosan baru agar band bisa tetap eksis serta berkibar di industri musik nasional. Alhasil, seiring mendapatkan vokalis baru – Herro Dika Prasetya yang wajah dan suaranya mirim Ariel Noah, Sigit pun lebih percaya diri  mengedepankan band berformasi duo dan berani mengubah haluan genre musik baru menjadi British Pop pada album kedua Parafien band bertajuk “Inilah Aku”.

“Main dan menghasilkan karya musik berdua dengan Herro ternyata lebih simpel namun mendapatkan Chemistry maksimal. Bahkan,  dengan formalasi baru duo plus  musik Brith Pop yang kami usung dan lebih mudah diterima pasar, Parafien band siap mencuri perhatian penikmat musik di  penjuru tanah air,” papar Sigit Papafien kepada RB.Com  di Jakarta, baru-baru ini.

 Aksi Parafein band

Aksi Parafein band

Ditopang pemilihan lirik dan repetitif atau pengulangan kata/ kalimat dalam lagu yang pas, nuansa British Pop yang disuguhkan duo Sigit – Herro sangat kental. Bahkan, pada tiga lagu andalan karya Sigit  – Inilah Aku, Ku Menunggu dan Kepastian –  selain pilihan kata repetitif – tertangkap kesan yang kuat bahwa Parafien ter-influence dengan musik garapan Noah.  Apakah Parafien tak khawatir dicap mengekor Peterpan atau Noah ?   “Yang jelas Parafien bukan lah band Plagiat.  Pasalnya, kami sama sekali tak berniat mengekor atau menjadi epigoan band Peterpan atau Noah. Kalau ada kesan kemiripan repetitif pada beberapa lagu maupun musikalitas dengan ban Ariel, itu semata-mata kebetulan saja,” tandas Sigit seraya menegaskan kendati  vokal Herro sekilas mirip dengan Ariel, tapi kalau dicermati lebih teliti keduanya memiliki karekter berbeda. “Timbre vokalis Parafien, lebih tebal dari Ariel,” tandasnya.

Tentang dipertahankannya formasi duo –  apakah tak menyulitkan Parafien bila jadwal manggung mulai padat dimasa datang?  Ditanya begitu Herro sang frontman menjamin, di Bandung banyak Additional Player yang jago main musik. “Kebetulan, kebanyakan dari mereka teman dekat kami juga. Jadi, setiap saat siap mendukung aksi panggung kami,” jamin Herro.

Untuk mempromosikan album “Inilah Aku” produksi Lamda Music Indonesia bermaterikan 10 lagu,  Parafien band kini  didukung  Additional player –  Shandy dan Ahmad pada gitar, Fungku (bass) serta  Rofan dan Cahyo (keyboards). Hal menarik, kendati hanya berstatus pemusik tamu, Rofan lewat permainan keyboards dan pianionya sangat berperan dalam memberi  warna orchestra pada lagu “Ajari Aku” karya Sigit Parafien. * (naskah dan foto – ata)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *