Pelanggan PDAM Keluhkan Pelayanan

Beginilah keruhnya air sumber dari PDAM
Beginilah keruhnya air sumber dari PDAM

Bantaeng, RBC – “Saya capek menyampaikan keluhan ke PDAM, sejak kami jadi pelanggan PDAM belum pernah rasanya air di rumah mengalir normal,” keluh Usman, seorang pelanggan PDAM di kompleks BTN Arakeke Permai, Kelurahan Bonto Sunggu, Kec. Bissappu, Minggu (4/1)

“Kalau tarif langganan terus merangkak naik, berbanding terbalik dengan pelayanan yang diberikan PDAM kepada pelanggannya,” tambah Usman. Warga kampung Tangnga-tangnga juga mengeluhkan aliran air sejak pertengahan September 2014 sampai sekarang, aliran air nyaris berhenti total

”Sudah tiga bulan lebih kami harus bangun tengah malam hanya untuk sekadar mendapatkan seember air. Itu pun belum tentu ada. Tapi anehnya jumlah tagihan yang harus dibayar ke PDAM, selalu ada pemakaian 10 kubik,” kata sumber warga.

“Barangkali kalau kean air dibuka, yang terdengar dari pipa hanya suara angin. Tentu hanya angin yang gerakkan meteran PDAM,” tambah tutur Unding.

Keluhan yang sama disampaikan Muh. Arasy Pakkanna (anggota DPRD) yang beralamat di Jalan Pahlawan. Legislator Demokrat Alim Bahri Jalan DR. Ratulangi, mencoba membantu menarik air dari sambungan PDAM dengan menggunakan mesin air pompa,”ujarnya.

Sebagian warga jalan seruni Kelurahan Tappanjeng sedikit lebih beruntung debet air di sekitar jalan seruni sebagian lancar namun tidak layak konsumsi,”selama ini air PDAM lancar-lancar saja, namun sekitar 7 hari belakangan setiap hari berkisar jam 9 sampai 11 air PDAM bercampur lumpur berwarna pekat”ketus seorang Ibu Rumah Tangga Lela.

A. Rilman Abdullah seorang Komisi II DPRD Bantaeng yang menjadi mitra PDAM, begitu menerima laporan dari masyarakat langsung tancap gas ke Kantor PDAM Jalan Gagak. Namun legislator dari Nasdem ini tidak bertemu direktur PDAM. ”Bapak turun ke lapangan,” kata Rilman, Sekretaris PDAM. saat dikunjungi Rilman yang juga masih adik kandung Bupati Bantaeng “Besok saya kesini lagi”kata Rilman meninggalkan kantor PDAM.

Ketua Komisi II Darwis, ST, yang dikonfirmasi via selularnya mengaku prihatin atas pelayanan PDAM yang dinilainya tidak maksimal. “Nanti kita jadwalkan untuk memanggil Direktur PDAM,” ungkasnya. (armin/uka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *