Pelangi Acila Lokomotif Kebangkitan Lagu Anak

 Insan Musik Pendukung album Pelangi Acila

Insan Musik Pendukung album Pelangi Acila

CUKUP lama dirindukan, lagu-lagu anak terbaru bergenre pop kreatif akhirnya hadir dalam album bertajuk “Pelangi Arcila”. Album bermaterikan 12 lagu pemenang Ajang Cipta Lagu Anak Indonesia (Acila) 2011 termasuk nomor “Bahasaku Bahasa Indonesia” karya pencipta lagu Julia R. Tampubolon  plus satu lagu karya cipta peserta termuda diharapkan menjadi lokomotif kebangkitan  kembali lagu-lagu anak. Indonesia yang satu dasawarsa terakhir mati suri.

“Ditopang lagu-lagu bagus, komunikatif dan melodi liriknya sesuai perkembangan jiwa anak plus dukungan komposer kawakan dan muda tengah naik daun serta deretan insan musik yang peduli terhadap mati surinya blantika musik  para bocah, album Pelangi Acila sangat diharapkan menjadi lokomotif kebangkitan kembali lagu anak Indonesia,” papar Julia R. Tampubolon, salah satu komposer pendukung album Pelangi Acila kepada RB.Com  di gerai Indomaret Jl. Kemang Raya  – Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Tika Bisono
Tika Bisono

Menurut komposer produktif berdarah Batak  yang juga guru SD swasta  ternama di kawasan Menteng – Jakarta  Pusat ini, untuk membendung kian maraknya anak-anak yang melantunkan lagu-lagu orang dewasa akibat suguhan gencar lagu-lagu Barat di  media televisi, radio, internet dan dotcom termasuk grup vokal Coboy Junior yang gemar melantunkan lagu-lagu percintaan, mendesak dibutuhkan lahirnya lagu-lagu karya terbaru yang bermutu dengan aransmen musik dan kemasan album kekinian. “Sebagai lokomotif kebangkitan lagu-lagu anak, diharapkan album Pelangi Acila bisa menyebar dan sering didengar anak-anak di pelosok tanah air. Hingga selain berpotensi mencegah para anak Indonesia –  matang sebelum waktunya – dalam waktu tak terlalu lama lagi mampu menarik  gerbong-gerbong lagu-lagu dan album-album rekaman anak-anak bermutu lainnya termasuk rencana Album Acila 2  agar kian  menyemarakkan industri musik anak yang pernah berjaya pada era 70 – 90 an,” tandas Julia  yang berharap pada album Acila 2 bermaterikan lagu-lagu pemenang Acila 2013 yang bakal dirilis tahun depan, penyanyi yang melantunkannya para anak dan remaja.

Tentang masih dilibatkannya penyanyi senior seperti Nugie – mengusung lagu “Menjadi Penerang”, Dea Mirella (lagu Hadapi Dunia), Maya Angela (lagu Ibu)  atau Herson Riewpassa (Kita Pasti Juara), Tika Bisono selaku Ketua Umum Acila Indonesia berkilah, hal itu bagian dari trick atau strategi. “Agar ada lagu di album Pelangi Acila bisa diputar  di radio atau televisi secara intens hingga gaungnya sampai ke pelosok tanah air, komposisi penyanyi terdiri dari anak-anak, remaja dan dewasa. Maklum, saat ini di media elektronik tak ada lagi kavling untuk lagu anak-anak,” ujar Tika – psikolog kondang yang optimis album Pelangi Acila mampu memberi penyegaran dan alternatif baru bagi lagu-lagu anak Pop Indonesia khususnya mereka usia sekolah SD dan awal SMP.  “Semoga bisa menjadi rujukan kreatif, harmonis dan edukatif agar proses tumbuh kembang anak sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka. Dan pada akhirnya, lagu-lagu Acila digemari  dinyanyikan anak-anak di mana saja,” harapnya.

Seno M  Hardjo – Business Development Acila menambahkan, dalam pemasarannya album produksi TibiSinergi dan Warner Music Indonesia akan dijajakan pada 9.000 gerai Indomaret  di seluruh Indonesia.  * (naskah dan foto – ata)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *