Penantian Panjang Nova Eliza Raih Vidia FFI 2013

novaPERJUANGAN dan penantian panjang  lima belas tahunanan aktris Nova Eliza (33 th 4 bln), akhirnya berbuah manis. Janda beranak satu kelahiran Aceh, 4 Juni 1980 ini, meraih penghargaan piling bergengsi Film Televisi – Piala Vidia Festival Film Indonesia (FFI) 2013 pada kategori Pemeran Utama Wanita  terbaik di Teater Tanah Airku TMII – Jakarta Timur, Rabu (27/11) malam.

“Alhamdulillah, setelah hampir 15 tahun berjuang gigih dan melewati penantian panjang akhirnya Piala Vidia FFI  yang saya idamkan selama ini tergapai juga,” papar Nova Eliza kepada RB.C  selepas menerima penghargaan di Jakarta Timur, Rabu tengah  silam.

Seperti diketahui, mantan istri sineas Mirwan Suwarso yang berakting memukau lewat peran TKW di film televisi bertajuk Sawah Luhur ini berhasil menyisihkan lima nominasi terberatnya yakni aktris Denaya Bintang Azmi (FTV Pahlawan Terlupakan), Erma Zarima (Miskin Susah Kaya Susah), Herfiza Syarif (Roy Macan), Nina Zatulini (Seandainya Kau Masih Ada).

“Piala ini saya dedikasikan pada para TKW Indonesia. Semoga dimasa datang, tak ada lagi kasus pahlawan devisa kita disiksa majikannya di luar negeri,” harap Nova- orangtua tunggal Naima Malinka – bocah wanita hampir lima tahun itu.

Sementara dikategori Pemeran Utama Pria, aktor kawakan Epy Kusnandar (49 th 6 bln), tak tersaingi. Lewat FTV “Miskin Susah Kaya Susah”,  pria berdarah Sunda yang mengawali dunia seni peran lewat dunia teater ini, berhasil menyisihkan  aktor unggulan – Ray Sahetapi (FTV Kutanggung Dosa Ayahku) serta Didi Hasyim (Balsem), Donny Alamsyah, Rahman Yakob (Keluarga Kambing)

 Pahlawan Terlupakan Terbaik

Kendati FTV Sawah Leluhur memboyong empat Viala Vidia terbaik pada kategori Pemerah Utama Wanita, Penata Artistik, Penata Busana dan Penyunting Gambar, Dewan juri FTV FFI 2013   terdiri dari Sys NS (Ketua), Titien Watimena (Sekretaris), Yudi Datau, Dwiki Dharmawan, Sastha Sunu, Sonny Muchlison dan Benni Setiawan sebagai anggota, menetapkan n Pahlawan Terlupakan sebagai Film Televisi Terbaik.  FTV yang diproduseri Zairin Zain & Jayamahe Dinar produksi PT. Demi Gisela Citra Sinema dan SCTV ini, menjadi terbaik dengan menyisihkan 77 peserta  lain berkat  kekuatan  pada kategori bergengsi – Penyutradaraan (Guntur Soehardjanto)  dan Penulis Cerita Asli Terbaik – Firman Triyadi.

Mengangkat tema “Bersama Kita Bisa Majukan Film Indonesia”, pengumuman peraih Piala Vidia yang disiarkan langsung SCTV di hadiri pula Menparekraf – Mari Elka Pangestu. Dan bertindak sebagai  pemandu acara A Andhika Pratama, Gading Marten, Narji dan Shareena Rizky.  Hasil Lain Piala Vidia FFI 2013  – Pemeran Pendukung Pria Terbaik – Sondang dalam FTV “Roy Macan” – Pemeran Pendukung Wanita Terbaik – Yati Surachman judul “Ridho ibu Rejeki Anak”Penulis Skenario Terbaik – Bagus Bramanti Judul FTV “Roy Macan”Penata Artistik Terbaik – JB Adi Nugroho Judul FTV “Sawah Leluhur”Penata Musik Terbaik – Thoersi Argeswara Judul FTV “Namaku Bonji”Penata Busana Terbaik – Sumaryanto Judul FTV “Sawah Leluhur”Penata Suara Terbaik – Chandra Djauzi dan Agus Lim Leo Judul FTV “Miskin Susah Kaya Susah”Penyunting Gambar Terbaik – Oliver Sitompul dan Benyamin Tubalauony Judul FTV “Sawah Leluhur”Pengarah Sinematografi Terbaik – Gunung Nusa Pelita judul FTV “Miskin Susah Kaya Susah” * (naskah dan foto – ata)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *