Pengerasan Jalan Lailatul Qadri Buat Warga Borongbulo

 Proyek Sile-UIN Perkuat Domocrative Governance

Camat  Bontolempangan, Kab. Gowa, H. Sadar Ahdar saat  peletakan batu pertama  didampingi Ketua Pokja I PIU-Silwe UIN Alauddin, Muhaimin Latief dan juga Kades Paranglompoa, H Icuk Sugiarto.(ist)
Camat Bontolempangan, Kab. Gowa, H. Sadar Ahdar saat peletakan batu pertama didampingi Ketua Pokja I PIU-Silwe UIN Alauddin, Muhaimin Latief dan juga Kades Paranglompoa, H Icuk Sugiarto.(ist)

Gowa.RBC.-Suka Cita warga Dusun Borongbulo, Desa Paranglompoa, Kecamatan Bontolempangan, Kab. Gowa, tampaknya tidak bisa lagi  ditutup-tutupi. Itu terlihat ketika acara  peletakan batu pertama pengerasan jalan, pada proyek binaan pokja I PIU – SILE UIN Alauddin Makassar pada  poros jalan Dusun Borongbulo yang panjangnya 1 km,  oleh Camat Bontolempangan, H. Sadar Ahdar, S.Sos, M.Si, Sabtu 4 April 2015.

Bahkan Kepala Dusun Borongbulo. H. Jamaluddin, bahwa pengerasan jalan ini dianggap bagai  “Lailatul Qadri” yang turun di Borongbulo. Jalanan ini sudah menjadi mimpi yang paling dirindukan warga. Lokasi ini memang tidak terlalu jauh dari jalanan aspal hanya kurang lebih 3 km. Tapi jika hujan turun,  jangannkan kendaraan, kudapun sulit melewati jalan itu.

 Karena wilayah ini letaknya diketinggian jadi pejalan kaki biasanya ditempuh sampai tiga jam.  Betapa bangganya Pak Jamaluddin, dan bahkan tidak pernah membayangkan kalau  dari 700-an lebih dusun yang ada di Kab. Gowa, hanya Borongbulo yang mendapatkan proyek Sile dari UIN Alauddin Makassar.

Makanya pada peletakan batu pertama, warga tumpah rua,  mulai dari orang dewasa laki-laki maupun perempuan, anak muda sampai pada anak-anak kecil pun hadir menyaksikan acara serimoni peletakan batu pertama pengerasan jalan diwilayahnya. Kepala Desa Paranglompoa, H. Icuk Sugiarto terlihat senang dan bahkan sangat bangga melihat antusias warganya tumpah dilokasi tersebut. Dan yang sangat menarik lagi karena  seluruh warga ikut berpartisipasi membawa makanan, minuman (kopi,teh), ke lokasi itu untuk menjamu tamunya serta warga yang ikut mengerjakan jalan.

Proyek pengerasan jalan ini dibiayai oleh Project Implementation Unit (PIU) – Sile UIN Alauddin Makassar, binaaan pokja I Sile UIN Alauddin Makassar kerjasama dengan .warga Dusun Borongbulo. Ketua Pokja, Muhaimin Latief, didampingi anggota pokja Idham Halid,  mengatakan, proyek dampingan pokja I  sejak 2012 lalu, beberapa kegiatan peningkatan kapasitas warga yang telah dilakukan, diantaranya pelatihan penganggaran, advokasi, pelatihan jurnalisme warga dan lainnya, termasuk dengan pengerasan jalan ini.

Menurut Muhaimen pengerasan jalan ini sebenarnya bukan tujuan pokok atau arah dari proyek ini. Tapi selama ini  lebih pada kegiatan pelatihan untuk peningkatan kapasitas warga. Jadi proyek fisik memang tidak ada. Tapi dengan proyek ini diharapkan bisa lebih memperkuat  demokrative governance.

Camat Bontolempangan,  H. Sadar Ahdar, S.Sos, M.Si, merasa sangat berterima kasih kepada Sile UIN Alauddin Makassar, yang peduli dengan warganya. Menurutnya jalanan adalah merupakan salah satu komponen penting pembangunan bagi warga Borongbulo.

Karenanya Camat Bontolempangan sangat bersyukur atas proyek pengerasan jalan ini. Olehnya itu meminta kepada seluruh warga khususnya warga Dusun Borongbulo, untuk menjaga dengan baik proyek ini hingga selesai. Warga diajak ikut bersama-sama bergotongroyong dan bahu membahu menyelesaikan proyek ini. “Kalau jalanan ini baik maka yang merasakan bukan orang luar tapi warga Borongbulo sendiri yang banyak menikmati,”tandasnya.(ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *