Pesona Baru Mike Mohede

Mike Mohede
Mike Mohede

KENDATI  sempat mandul sepuluh tahunan di dapur rekaman, Mike Mohede (31 th  7 bln)  tetap mampu mempesona penikmat musik di tanah air lewat album bertajuk Kedua  mengandalkan singgel Mampu Tanpanya. Bahkan,  lantaran   menemukan  kecocokan dalam banyak hal dengan produser rekaman  baru, jawara Indonesian Idol musim ke-2 tahun 2005 ini, bertekad untuk terus produktif di musik industri dimasa datang.

“Saya beruntung.  Kendati harus  menunggu  sepuluh tahun  pasca melansir album perdana tahun 2005 untuk mendapatkan momentum album kedua, tapi saya tak pernah mati gaya apalagi frustrasi dalam melakoni kiprah nyanyi profesional. Karenanya, begitu menemukan kecocokan dengan  produser rekaman baru  Pro-M  yang siap mendukung total, saya siap berkarir maksimal dan kembali menyuguhkan pesona baru untuk penikmat musik di tanah air,” ujar Mike Mohede kepada RB.Com  di gerai KFC Kemang – Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Ditambahkan bujangan bersuara emas kelahiran Jakarta, 7 November 1983 ini, kendati di dunia rekaman dirinya tak seberuntung  dan seproduktif  jebolan idol lainnya  seperti  Judika Sihotang, Rini Wulandari  dan Virzha, namun dirinya tak pernah mati gaya di panggung hiburan nasional. “Saya bersyukur, job manggung terus mengalir cukup deras hingga saat ini. Hingga selain tak mati gaya, saya pun bisa terus mengikuti selera  terkini penikmat musik di tanah air,” tutur Mike yang gaya nyanyi  dan tarikan vokalnya  terkini –  mirip mantan vokalis Krispatih band – Sammy Simorangkir itu.

“Mungkin referensi dan selera musik kami hampir sama diantaranya sama-sama menyukai cara nyanyi  Boyz II Men. Toh, bagi saya tak masalah dibilang mirip Sammy Simorangkir. Apalagi saya punya prinsip, tak ada kata terlambat untuk sesuatu yang lebih baik. Dan saya merasakan gaya nyanyi dan tarikan vokal saya terkini lebih enak didengar dan komersil dibandingkan ketika melansir album perdana tahun 2005 silam yang dinilai banyak pihak terlalu berat dan rumit,” tegas Michael Prabawa Mohede – demikian nama panjang  Mike yang kian mempesona mengusung  tembang duet daur ulang Cukup Siti Nurbaya  bersama Sammy Simorangkir maupun lagu ciptaannya sendiri bertajuk Kusayang Kamu.

Tentang perubahan  warna, emosi dan gaya nyanyi Mike Mohede, A&R  Director PT. Suara Sangkar Emas – Rummy Aziez menyatakan pesona baru  tersebut demi kompromi dengan selera pasar musik terkini. “Perubahan warna, emosi dan gaya nyanyi Mike memang diperlukan agar album bertajuk Kedua dan masuk kategori  Adult Pop Contemporary  jadi lebih renyah dan easy listening atau enak dedengar,” jelasnya. * (naskah dan foto – ata)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *