Polisi Harus Bisa Jalin Komunikasi yang Baik dengan Masyarakat

Kapolda Sulselbar Burhanuddin Andi (sit)
Kapolda Sulselbar Burhanuddin Andi (sit)

Bantaeng, (RakyatBersatu).Kapolda Sulselbar Irjen Pol Drs H Burhanuddin Andi SH,MH meminta semua polisi di jajarannya menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Untuk mewujudkan hal itu, Kapolsek harus lebih banyak di lapangan. Selain itu, nomor telepon Polisi, terutama telepon genggam Kapolsek hingga Kapolres harus diketahui masyarakat untuk memudahkan komunikasi.

‘’Bagaimana bisa menjadi pelayanan yang baik bila nomor teleponnya saja tidak diketahui,’’ terang Kapolda seraya mengemukakan pentingnya 1 desa 1 bintara.

Mereka bekerjasama dengan Babinsa, Babin Kantibmas dan Kepala Desa. Tiga serangkai ini diyakini mampu menyelesaikan persoalan di tingkat desa.

‘’Bila tidak bisa diselesaikan, barulah ke tingkat Polres. Namun saya optimistis, di Bantaeng ini bisa dilakukan dengan baik sebab jumlah Desa dan Kelurahan hanya 67 dari 8 kecamatan,’’ urainya.

Kapolda juga mengatakan, telah mengubah visi yang selama ini Siap Melayani Anda menjadi Kami Datang Melayani Anda. ‘’Ini saya ubah karena Siap Melayani Anda itu masih bersifat menunggu. Tapi Kami Datang Melayani Anda sudah jelas,’’ ujarnya.

Karena itulah, nomor telepon genggam Kapolsek hingga Kapolres perlu diketahui masyarakat agar setiapsaat masyarakat bisa berkomunikasi dengan Polisi.

‘’Bila masih ada Polisi yang tidak bisa dihubungi, ya berhenti jadi Polisi. Pola pikir dan budaya kita harus ubah. Polisi harus sadar sebagai pelayan masyarakat. Jadi jangan hanya slogan,’’ tambah Kapolda.

Ia kemudian member gambaran bila ada masyarakat yang melakukan hajatan, Polisi tinggal di telepon. Diminta atau tidak Polisi harus hadir memberi perhatian terhadap kemungkinan kemacetan jalan atau hal lainnya.

Dengan begitu, ke depan Polisi akan benar-benar menjadi milik masyarakat. Di tingkat desa juga bisa saja setiap bulan muncul Desa Kantibmas yang dibina Polisi bila tiga serangkai berjalan.

Program lain, Polisi harus bisa membina masyarakat, terutama anak-anak muda. ‘’Bila ada yang sulit dibina, Polda akan membinanya dan dilatih menjadi da’i. Kita sudah bekerjasama Departemen Agama. Dan tempat pelatihannya di SPN Batua,’’ terangnya.

Sebelumnya, Kapolres Bantaeng AKBP I Made Sunarta, SE melaporkan ratio antara Polisi dengan jumlah penduduk. Setiap Polisi melayani 781 orang masyarakat.

Hingga kini, terang Kapolres, jumlah Polsek hanya 6 dari 8 kecamatan. Meski begitu, seluruh personil siap menyukseskan pelaksanaan Pemilu, menjaga keamanan bekerjasama unsur TNI dari Kodim 1410 serta unsur lainnya.

‘’Kami juga berkoordinasi dengan Kejaksaan agar tidak ada kasus yang bolak balik serta menjabarkan program unggulan Polda untuk melayani masyarakat,’’  ujarnya.

Khusus pelayanan pengambilan surat izin mengemudi (SIM), sudah menjadi barometer di Sulsel. ‘’Tidak ada lagi Polisi yang mengerjai masyarakat. Meski personil terbatas, Polres Bantaeng mampu menekan Kantibmas, termasuk penampilan artis ibukota,’’ tambah I Made Sunarta.

Sebelum meninggalkan Bantaeng, Kapolda bersama Ketua Bhayangkari serta sejumlah petinggi Polda lainnya berkesempatan menikmati durian di kawasan wisata Pantai Marina.(hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *