Prita Laura Terpangil Berbagi Ilmu Broadcasting

Prita Laura
Prita Laura

GEMAS mencermati banyak  News Anchor atau pembaca berita televisi generasi baru yang lebih mengandalkan kecantikan dan ketampanan namun minim kemampuan menyebar-luaskan informasi ke publik secara baik saat tampil di depan kamera, Prita Laura  (35 th 8 bln) terpanggil untuk berbagi ilmu Broadcasting yang dimilikinya . Jurnalis wanita  merangkap pembaca berita kawakan Metro TV ini, akan menjadi salah satu pengajar di Lembaga Pendidikan InterStudi  di  kawasan Bulungan – Jakarta Selatan Jurusan Broadcasting.

“Belakangan ini saya sering gemas melihat presenter  televisi yang cantik dan tampan tapi tak memiliki kemampuan liver report  yang baik di lapangan karena tak menguasai ilmu Jurnalistik. Karenanya,  bersama sederet prkatisi  industri televisi dan radio  saya terpanggil untuk berbagi ilmu Broadcasting dengan mengajar di InterStudi Bulungan,” papar Prita Laura kepada RB.Com di markas InterStudi – Bulungan, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.

Berbekal pengalaman sebelas tahun sebagai jurnalis televisi sekaligus News Anchor pada  program News, Wide Shoot, Ayo Bersuara dan Eagle Awards ini, wanita  berambut pendek kelahiran Klaten – Jawa Tengah, 26 Juni 1978 ini berharap, ilmu Broadcasting yang dimilikinya bersama Training Advisor  InterStudi sekaligus pengajar M. Farhan plus sederet praktisi sukses di bidang televisi dana radis seperti Fesy Alwi, Elvita Khairani (Metro TV), Muhammad Achir (SCTV), Claudia Lengkey, Taufik Imansyah (Trans7), Sogi Dhuaji (selebriti dan praksisi radio), serta Riko Anggara (KompasTV) bisa ditularkan dengan baik kepada pesersta kurus di lembaga pendidikan yang sudah hadir sejak 32 tahun lalu. “Lewat ilmu dan pengalaman yang siap kami tularkan, akan lahir News Anchor berkualifikasi jurnalis televisi yang mumpuni dan tahan banting, cerdas serta menarik ketika melakukan live report. Termasuk memotivasi peserta kursus Broadcasting di InterStudi ketika kelak bekerja di televisi,  mereka tidak manja dan setiap saat siap  melakukan tugas jurnalistik  sambil berpanas-panasan dan kehujanan,” tandas Prita – istri Marthin Saba – personel grup vokal KSP band  yang sebelumnya berpengalaman sebagai pengajar tamu pada seminar atau pelatihan di departeman dan kampus-kampus itu.

Prita Laura bersama para pengajar dan Pengelola InterStudi Jakarta
Prita Laura bersama para pengajar dan Pengelola InterStudi Jakarta

Ilmu Broadcasting  Terbaru

Dengan bergabungnya para pengajar yang merupakan praktisi sukses di industri televisi dan radio, Andhika Yudistira selaku Vocational Training Director InterStudi menjamin para peserta didik akan mendapatkan ilmu-ilmu yang tepat dan terbaru (update) – mengingat dunia Broadcasting tumbuh begitu cepat dan mengikuti selera pasar terkini.  “Walau durasi pendidikan cukup singkat yakni enam bulan, namun berkat  kurikulum tajam yang sesuai kebutuhan dunia usaha broadcasting televisi dan radio di Indonesia saat ini, InterStudi siap mencetak SDM handal dan siap terjun langsung ke industrinya,” tegas Andhika seraya menjelaskan sejak Jurusan Broadcasting di InterStudi dibuka tahun 2011 dan sempat beberapa waktu mengalami kevakuman – sudah menghasilkan 62 angkatan.    Tentang biaya kursus jurusan Broadcasting. pria ganteng bergelar akademis SE, MIB, dan MHRM ini menjamin cukup bersaing dengan lembaga pendidikan sejenis lainnya. “Biaya kursus enam bulan di  InterStudi jurusan Broadcasting  kurang dari Rp. 7 juta dan dapat diangsur sebanyak tiga kali. Kalau bayar lunas dimuka, lebih murah lagi,” jelasnya menutup pembicaraan. * (naskah dan foto – ata)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *