Prof.Dr.Andi Agustang, M.Si:Terdidik Merusak Citra Pendidikan

Prof.Dr.Andi Agustang, M.Si
Prof.Dr.Andi Agustang, M.Si

Banyak di antara orang terdidik, ternyata mereka pulalah  merusak citra pendidikan itu sendiri. Seolah-olah nilai dan sikap yang pernah ditanamkan kepada mereka sejak kecil sampai pada jenjang pendidikan tertinggi, belum atau tidak pernah terjadi, atau lenyap begitu saja.

        Demikian ditegaskan Ketua Prodi S3 Sosiologi PPs-Universitas Negeri Makassar, Prof.Dr.Andi Agustang, M.Si, pada seminar pendidikan Aula Islamic Centre Watampone, Selasa, 29 April. Pelaksana LP2LH MS (Lembaga Peduli Pendidikan dan Lingkungan Hidup Mata Silompo’E bekerja sama  Dinas Pendidikan Kabupaten Bone.

        Dijelaskan, ketika banyak warga terlibat dalam kasus-kasus korupsi, narkoba, tindak kriminal dan perilaku negatif lainnya, notabene dilakukan orang yang berpendidikan, mungkin ada segelintir orang akan mengaitkan perilaku tersebut dengan karakter atau watak bangsa, tandas Guru Besar Sosiologi Antropologi PPs-UNM ini.

        Orang lantas mencoba mengaitkan pendidikan dengan pembentukan karakter bangsa (nation and character building). Mungkin ada segelintir orang  beranggapan, istilah tersebut hanya relevan dan populer ketika awal kemerdekaan, sehingga bagi generasi sekarang sudah dianggap tidak relevan lagi, tegas pria kelahiran Mare Bone ini.

           Pembentukan karakter bangsa bermartabat,persoalan bangsa dari  dulu, sekarang dan akan datang.  Pembentukan karakter bangsa yang bermartabat adalah harus selalu diupayakan sepanjang jaman secara terus menerus dan berkelanjutan. Di sinilah arti pentingnya pendidikan, tegas alumni SMA Negeri Mare Bone pertama yang meraih profesor ini.

           Membentuk watak atau karakter bangsa yang bermartabat bukanlah perkara mudah, karena dibutuhkan political will atau komitmen, utamanya dari pihak pemerintah atau penguasa yang memiliki power, ungkap Ketua Dewan Editor Jurnal Ilmiah Dialektika Kontemporer terbitan PPs-UNM Makassar ini.

       Nara sumber lain dalam seminar dengan peserta para guru dan pemerhati pendidikan itu yakni, Bupati Bone,  Dr. H. Andi Fashar Mahdin Padjalangi, M.Si, dengan  makalah, Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan Pedidikan yang berkualitas serta Peningkatan Mutu Pendidikan (Strategi Perwujudan Pendidikan Gratis di Kabupaten Bone antara Peluang dan Tantangan).

         Kapolres Bone, dalam makalah Tindakan Preventif dalam Kriminalisasi Dunia Pendidikan,menegaskan hukum non transparansi Penggunaan Anggaran Pendidikan.  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs. H. Rosalim HAB., S.Sos, M.Si  dengan judul Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Kabupaten Bone. (ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *