PROGRAM SATU DESA SATU PAUD DIPUJI

Tim monitoring yang juga Kepala Seksi Kemitraan, Subdit Kelembagaan & Kemitraan Direktorat Pembinaan PAUD Ditken PAUDNI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Robert SH.MH (kiri) dan Bunda Paud Kabupaten Bantaeng Hj Lies F Nurdin memperhatikan pengarahan dari Tutor PAUD Nasional Untung Sugiharto.
Kepala Seksi Kemitraan, Subdit Kelembagaan & Kemitraan Direktorat Pembinaan PAUD Ditken PAUDNI  Robert SH.MH (kiri) dan Bunda Paud Kabupaten Bantaeng Hj Lies F Nurdin.

Bantaeng, 18/10-2014 – Tim Monitoring Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Nasional memuji program  Bunda PAUD Kabupaten Bantaeng yang menerapkan satu desa satu PAUD.

Program tersebut sangat bermanfaat dan membantu anak-anak di desa, kata Kepala Seksi Kemitraan, Subdit Kelembagaan & Kemitraan Direktorat Pembinaan PAUD Ditken PAUDNI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Robert SH.MH.

Tim monitoring itu berada di Bantaeng sehubungan keberhasilan Bunda PAUD Kabupaten Bantaeng Hj Lies F Nurdin menjadi wakil Sulsel pada penilaian Bunda PAUD tingkat nasional.

Menurut Robert, sebelum ke Bantaeng, pihaknya hanya membaca laporan dan profil Bunda PAUD Bantaeng, namun setelah melihat langsung ke daerah ini, ternyata luar biasa.

‘’Biasanya daerah itu membuat program yang tidak sesuai kenyataan. Tapi di Bantaeng, kenyataannya lebih bagus dibanding yang dilaporkan. Karena itu, harus bisa disesuaikan,’’ ujarnya.

Masih menurut Robert, kegiatan yang dilakukan sangat sarat, termasuk kegiatan pembinaan yang dilakukan Bunda sangat maksimal, hanya saja masih kurang terekspos.

‘’Ada daerah yang tenar namun ternyata kenyataannya kumuh. Bantaeng kurang terdengar, namun ternyata luar biasa. Kotanya juga bersih dan adem. Tapi tentu saja ini berkat dorongan Bunda,’’ tambahnya.

‘’Kami sudah berkeliling di seluruh tanah air, namun baru kali ini kami mendapat daerah yang bersih dan adem. Saya sangat kagum. Tentu bupatinya luar biasa,’’ sambung Robert yang berharap, setiap kegiatan Bunda PAUD sedapat mungkin terekspos, terutama kegiatan blusukan baik yang terprogram maupun yang spontan.

Tutor PAUD Nasional Untung Sugiharto pada kegiatan yang juga dihadiri Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Syamsul Alam serta para pengurus teras PAUD dan PKK Kabupaten Bantaeng berharap, buat program yang ringan namun menyentuh kebutuhan anak.

Pembinaan sangat penting terhadap anak usia 0 hingga 6 tahun namun patut diwaspadai pada usia 0 hingga 4 tahun sebab pada masa tersebut anak-anak sangat rawan. ‘’Apa yang dilihat dan didengar akan ditangkap mentah-mentah,’’ tuturnya.

Karena itu, anak pada usia seperti itu,  hendaknya tidak diperdengarkan atau diperlihatkan hal negatif dari orang tuanya. Tentang hubungannya dengan masyarakat, Untung Sugiharto menyarankan kerjasama berbagai pihak, termasuk perusahaan yang memiliki dana CSR.(yd/hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *