Proyek Kereta Api Trans Sulawesi Dimulai Februari 2014

Gkereta_apiubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo optimistis mega proyek jalur kereta api trans Sulawesi segera dimulai pada Februari 2014 mendatang. Proyek yang menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 8 miliar untuk tahap awal ini akan melewati Makassar, Maros, Pangkep, Barru dan Kota Parepare.

“Kami terus melakukan lobi ke Menteri Perhubungan untuk memastikan pelaksanaan proyek ini. Insya Allah Februari atau Maret 2014 sudah bisa kita mulai groundbreaking pembangunan proyek kereta api trans Sulawesi ini, “kata Syahrul usai menghadiri peringatan Hari Ibu di Balai Manunggal Mini Kodam VII Wirabuana, Minggu, 22 Desember 2013.

Ditegaskan Syahrul, mega proyek ini harus didorong terus karena memiliki nilai strategis dalam pembangunan ekonomi, apalagi proyek masuk dalam master plan percepatan pembangunan ekonomi Indonesia (MP31).

Seperti diketahui, pembangunan jalur kereta api trans Sulawesi tahap awal yang melewati lima kabupaten dan kota butuhkan lahan sekitar 726,24 ha.Untuk Makassar (28,24 ha), Maros (123 ha), Pangkep (245,65 ha), Barru (330,2 ha) dan Parepare (68,24 ha).  Sedangkan biaya pembangunannya diperkirakan  mencapai Rp 8 miliar. Dana ini  dialokasikan untu pemasangan rel, pembangunan jembatan, stasiun, depo, gerbong serta peralatan komunkasi dan pembebasan lahan. Khusus pembebasan lahan, setelah dihitung-hitung mencapai Rp 1 triliun lebih.

Pembangunan jalur kereta api trans Sulawesi ini dananya bersumber dari pemerintah pusat. Tapi khusus untuk untuk pembebasan lahan yang luasnya mencapai 726,45 ha itu ditanggung bersama pemerintah Provinsi Sulsel dan pemerintah, namun di buka peluang bagi swasta untuk membiayai proyek ini.

Perencanaan pembangunan kereta api trans Sulawesi dari  Makassar-Parepare-Gorontalo panjangnya kurang lebih 2.000 km, direncanakan rampung pembangunannya  pada 2030. (yd/rbc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *