PT Ning Xia Hengshun Smelter Group Berminat Tanam Modal di Bantaeng

Bupati Bantaeng bersama salah seorang investor China (ist)
Bupati Bantaeng bersama salah seorang investor China (ist)

Setelah PT Titan Mineral Utama, PT Yinyi Indonesia Mining Investment Group, Macrolink International Mineral Co.Ltd, PT Bakti Bumi Sulawesi dan sejumlah investor lainnya, perusahaan China PT Ning Xia Hengshun Smelter Group Co.Ltd juga menyatakan minat menanam modal di Kabupaten Bantaeng.Sebagai tanda keseriusan perusahaan yang bermarkas di Ning Xia dan Chiangsu tersebut, Presiden Direktur PT Ning Xia, Yang Jiang menemui Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah di rumah jabatan Bupati, Minggu (17/11).

Yang Jiang yang didampingi Assistant President Zhao Xiaowei dan Wakil Ketua Kadin Indonesia Vince Gowan didampingi Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Perindagtamben) H Abd Gani dan Camat Pa’jukukang Ahmad Salam.

Menurut Yang Jiang, kedatangannya ke Bantaeng selain diarahkan pihak Departemen Pertambangan dan Energi, juga direkomendasi oleh sejumlah pihak, termasuk PLN.

Karena itu, ia berencana menanam modal Rp 2 triliun pada investasi pengolahan bijih nikel (smelter). Untuk mewujudkan proyek tersebut, PT Ning Xia butuh lahan seluas 50 Ha.

Rencana pembangunan dilaksanakan 2014 dan diharapkan 2015 sudah bisa berproduksi. Produksi tahap awal direncanakan sebanyak 1,5 juta ton/tahun, jelasnya.

Di negeri asalnya, PT Ning Xia juga memproduksi mesin-mesin pengolah bijih nikel. Karena itu, ia berharap, investor pengolahan bijih nikel yang masuk ke Bantaeng juga bisa memanfaatkan teknologi yang dikembangkan PT Ning Xia.

Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah menyambut baik keinginan manajemen PT Ning Xia memilih Bantaeng untuk investasi di bidang peleburan bijih nikel.

Sejumlah industri sejenis juga telah melakukan pembebasan lahan. Bupati mengatakan, bila PT Ning Xia benar-benar serius, segera mengikuti jejak perusahaan lainnya yang telah membebaskan lahan masyarakat.

Soal perizinan, kata Bupati tak masalah. Pemda bahkan menggratiskan perizinan investasi. Soal ketersediaan energi listrik, Pemda Kabupaten Bantaeng telah menjalin kerjasama PLN untuk menunjang kebutuhan industri.

Karena itu, berapapun tenaga listrik yang dibutuhkan, PLN sudah siap. Perusahaan milik negara itu, juga segera membangun Gardu Induk (GI) khusus industri yang berlokasi di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA). (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *