Raisa Tersanjung Sekaligus Tertantang

Raisa
Raisa

DIGAET komposer dan konduktor Erwin Gutawa dan penata artistik Jaya Subyakto menjadi salah satu penampil di konser  SATU Indonesia persembahanan PT.Astra International Tbk di Plenary Hall JCC Senayan Jakarta, 26 November 2014 mendatang, biduanita  Raisa Andriana (24 th), blak-blakan merasa tersanjung dan tertantang.  Pasalnya,  dara cantik kelahiran Jakarta, 6 Juni 1990 ini,  sangat jarang berpartisipasi dalam konser musik berskala besar   dan untuk kali pertama  pula ia melantunkan lagu-lagu karya besar putra bungsu  Proklamator  RI itu.

“Sebagai penyanyi generasi baru,  saya tersanjung sekaligus tertantang  memberikan penampilan terbaik. Pasalnya,  di konser Satu Indonesia berskala besar  ini  merupakan  opportunity atau kesempatan bagus untuk kemajuan karir nyanyi  profesionalnya di masa datang,” papar Raisa kepada RB.Com pasca jumpa pers  konser  musik akbar bertema Salute to Guruh Soekarno Putra di Hard Rock Café – kawasan SCBD  Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Agar mampu menginterprestasikan lagu-lagu karya monumental Mas Guruh  yang diaransmen ulang Erwin Gutawa secara baik dan optimal, lanjut penyanyi penuh talenta pemilik dua album  yakni Raisa (2011) dan Heart to Heart (2013) ini, sudah giat menhafal lirik lagu dan beberapa kali berlatih keras bersama Erwin Gutawa dan orkestranya.     “Maklum, untuk menginterprestasikan lagu karya Mas Guruh memiliki tingkat kesulitan tinggi. Selain kualitas musiknya jauh lebih bagus dari sekarang, liriknya pun memiliki arti mendalam. Jadi, agar tak mengecewakan Mas Erwin dan Mas Jay, tak ada pilihan selain saya harus berlatih ekstra keras,” tandas Raisa yang antara lain menggemari lagu karya Guruh SP bertajuk “Gita Cinta Dari SMA” dan Galih dan Ratna” itu.

Raisa dan Mikha Angelo
Raisa dan Mikha Angelo

Selain menampilkan Raisa, konser penghormatan untuk Guruh  yang dipromotori Dyandra Promosindo, juga menampilkan sederet penyanyi kondang saat ini seperti Tulus, Nowela, Judika, Supermen is Dead,  Mikha Angelo dan The Overtones band, RAN, anak-anak Di Atas Rata-Rata (DARR) binaan Erwin Gutawa. “Dalam konser Indonesia Satu, akan disuguhkan 25 lagu karya masterpiece Mas Guruh dari era tahun 70 an hingga saat ini. Dan 8 penyanyi penampil akan bebas menginterprestasikan sesuai karakter vokal masing-masing,” terang Erwin Gutrawa. * (naskah dan foto – ata)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *