Rega, Penerus Jejak Sukses Afgan

Rega berduet dengan rekan selebelnya Virzha Ido
Rega berduet dengan rekan selebelnya Virzha Ido

SUKSES beberapa penyanyi jebolan ajang pencarian bakat, melecut semangat sederet pendatang baru  mengadu keberuntungan untuk menjadi solois terkenal. Satu diantaranya yang memiliki kemampuan olah-vokal dan musikalitas diatas rata-rata adalah Rega  (22 th 5 bln). Bahkan,  berbekal karakter vokal  berat namun bersih  ini, pentolan  band Rega  finalis Top LA Light Meet The Label 2013 ini,  diprediksi Virzha dan Yuka – jebolan idol, berpotensi meneruskan jejak sukses  solois Afgan Syahreza.

“Lewat debut singgelnya bertajuk Takkan Lagi  suara Rega nyata  maskulin banget. Jika, dibandingkan Afgan yan mampu  menaklukkan nada-nada tinggi, karakter vokal Regal yang berat namun unggul dalam nada-nada rendah,” ujar Virzha  Idol – rekan satu lebel Rega  di Alfa Record  pada peluncuran singgel Rega bertajuk Takkan Lagi  kepada RB.Com  di  Camdem Café – Cikini, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Senada dengan pemenang ketiga ajang Idol 2014,  biduanita Yuka Tamada Idol pun berkomentar, suara Rega berat namun clear “Bedanya, kalau karakter fokal penyanyi Afgan dan Cakra Khan berat namun basah, Rega berat tapi bersih. Dengan karakter vokal yang kuat plus kemampuan cipta-mencipta lagu yang produktif, Rega berpotensi menjadi idola baru sekaligus meneruskan jejak sukses Afgan,” ujar Yuka, finalis Idol 2014.

  Jadi Diri Sendiri

Solois Rega.
Solois Rega.

Kendati mendulang puji sanjung dari rekannya sesama solois dan diprediksi meneruskan jejak sukses  Afgan – penyanyi, bintang film dan iklan peraih AMI Awards tahun 2009 kategori Solois  Pria  Terbaik lewat lagu Terimakasih Cinta  dan belakangan  popularitasnya kian membumbung lewat singgel Jodoh Pasti Bertemu –   Giea Poetra – demikian nama asli Rega yang sejak menekuni musik sejak usia 8 tahun ini, bersikukuh tak mau mengekor sukses penyanyi lain.

“Saya ingin sukses dan jadi diri sendiri lewat lagu-lagu karya sendiri,” tekad Rega yang  kini sudah memiliki stok lagu sekitar 50 buah itu.

Menyinggung dirinya begitu menghayati singgel Takkan Lagi, mahasiswa tingkat akhir salah satu perguruan tinggi di Bandung ini menyatakan, inspirasi lagu tersebut berdasarkan pengalaman pribadinya. “Jadi lagu dalam balutan vokal lembut dan syair sederhana tersebut lahir pasca hubungan asmara tiga tahunan saya dan sang pacar berakhir lantaran ditelikung teman sendiri,” jelas Rega – penggemar berat Stevie Wonder dan Brian McKnight ini  blak-blakan. *(naskah dan foto – ata)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *