RJ Lino Tersangka, Budi Waseso Salut pada KPK

Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino (Ist)
Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino (Ist)

Jakarta (rakyatbersatu.com) -Direktur Utama Pelindo II, RJ Lino (RJL) akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Lino diduga terlibat dalam kasus pengadaan quai container crane (QCC) tahun 2010 yang menyebabkan negara merugi Rp 60 miliar. Sebelumnya, Lino sempat menjadi target Bareskrim Polri dalam kasus yang berbeda.

Sementara itu, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim) Komisaris Jenderal Budi Waseso menyatakan salut dan mengapresiasi langkah KPK menetapkan RJ Lino sebaga tersangka. ” Ini berarti pekerjaan saya kan benar,” kata Budi usai berdiskusi dengan wartawan di Bogor, Jawa Barat.

Diakui Budi Waseso, ada perbedaan kasus yang ditangani KPK dengan dirinya ketika masih masih Dibareskrim. “Kasus yang saya tangani dulu pun bermuara ke sana,” kata Budi.

Informasi lain menyebutkan bahwa Lino diduga terlibat dalam markup harga pengadaan tiga QCC, sehingga negara diduga dirugikan sekira Rp 60 miliar. Namun KPK belum menyebut besaran kerugian negara akibat dari dugaan penggelembungan itu.

“RJL memerintahkan untuk ada pengadaan QCC di Pelindo II, kalau kerugian negara secara menyeluruh sedang dalam tahap penghitungan,” kata Kabiro Humas KPK, Yuyu Andiati di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2015).

Yuyu menyebutkan bahwa RJL diduga memerintahkan melakukan pengadaan tiga QCC dengan menunjuk langsung HDHM dari China sebagai pihak penyedia barang. Atas dugaan perbuatan itu, Lino dijerat Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

Sprindik RJ Lino itu ditandatangi pimpinan KPK pada tanggal 15 Desember 2015. Sprindik diteken 5 pimpinan sekaligus.

Sementra itu RJ Lino yang ditemui wartawan pasca ditetapkan sebagai tersangka mengatakan jika dirinya siap menjalani proses hukum di KPK. “Ya saya akan menjalani semua prosesnya. Serahkan saja sama hukum yang berlaku,” kata Lino, Sabtu (19/12/2015).

Lino mengaku belum mengetahui secara pasti detail kasus yang menyeratnya itu. Meski demikian, dia akan patuh menjalani proses hukum. ” Saya belum tahu mau seperti apa. Kasusnya seperti apa saja kan saya belum tahu,” ujarnya. (yd/bbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *