Semen Tonasa Perkuat Kebutuhan Investor BIP

Semen Tonasa siap didistribusikan (ist)
Semen Tonasa siap didistribusikan (ist)

Bantaeng, PT Semen Tonasa turut memperkuat kebutuhan investor yang menanam modal di Bantaeng Industrial Park (BIP).

Penguatan yang dilakukan perusahaan semen terbesar di Kawasan Timur Indonesia (KTI) itu melalui jaminan ketersediaan semen selama pembangunan industri yang berpangkalan di Kecamatan Pa’jukukang.

Sebagai tanda ikatan penguatan tersebut, Direktur PT Semen Tonasa Ir H Unggul Attas MBA menandatangani naskah Memorandum of Understanding (MOU) bersama para pimpinan industri di kawasan BIP.

Para pihak yang bertandatangan tersebut masing-masing Direktur Utama (Dirut) PT Huadi Nickel Alloy Indonesia Waleed Kh Theyab, Dirut PT Bantaeng Zigma Energy Ir Irzan Yuswar, Dirut PT Bissappu Energy Biru Roger Kwee, Presdir PT China Harbour Indonesia Mr Shen Chao dan Chief Financial Officer PT Titan Mineral Utama.

Penandatanganan MOU yang berlangsung di gedung Balai Kartini Bantaeng, Sabtu (26/7) tersebut disaksikan Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah, Wakil Bupati H Muhammad Yasin, Ketua DPRD Hj Novrita Langgara dan Wakil Sekjen Menteri Koordinator Perekonomian RI,  Dr Totok Hari Wibowo.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah juga menandatangani naskah MOU dengan PT China Harbour Indonesia dan PT Bantaeng Industrial Pratama disaksikan Wakil Ketua Kadin Indonesia Vince Gowan.

Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah menyambut baik MOU yang dilakukan para investor. Kerjasama ini melengkapi kebutuhan pembangunan di kawasan BIP yang progresnya semakin baik.

Kerjasama tersebut juga semakin meyakinkan percepatan pembangunan industri smelter di daerah ini, urainya seraya mengemukakan segera dibangun jeti untuk memperlancar masuknya arus barang.

Pembangunan jeti tersebut akan dilakukan BUMN terkemuka China, PT China Harbour Indonesia, terang Bupati. Sebelumnya, PLN juga memastikan kesiapannya memasok daya listrik ke industri di kawasan BIP.

Dengan demikian, tidak ada lagi kekhawatiran untuk melancarkan pembangunan industri di daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar, ibukota Provinsi Sulsel.

Nurdin Abdullah berharap, kesepakatan ini segera disisul pertemuan lanjutan untuk membahas detail yang dibuktikan dengan PKS untuk membahas hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Kawasan BIP, tambah Bupati Bantaeng akan dilengkapi pelabuhan khusus, serta kebutuhan industri, termasuk kebutuhan bahan bakar, dan air bersih.

Selain itu, dibangun kawasan kota baru. Dengan begitu, PT Semen Tonasa tak hanya menyiapkan kebutuhan untuk pembangunan industri, tetapi juga untuk kebutuhan pembangunan kota baru yang akan diwarnai pembangunan sejumlah apartemen.

Pemda sendiri akan menyiapkan kebutuhan air bersih untuk industri dan kebutuhan rumah tangga, urainya.

Masih menurut Bupati, hingga kini, Pemda tengah mempersiapkan fasilitas umum seperti RS bertaraf internasional yang kini dalam tahap finishing.

Untuk menunjang RS yang dikerjasamakan dengan sejumlah RS di Jepang, Singapura dan Malaysia itu, sejumlah dokter akan dikirim untuk belajar.

Para dokter yang belajar tersebut dibiayai Japan Foundation. Selain itu, disiapkan pula layanan kesehatan Brigade Siaga Bencana (BSB) 24 jam yang dilengkapi ambulance setara ICU di RS.

Sedang untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya musibah kebakaran, telah disiapkan unit pemadam kebakaran yang dilengkapi fasilitas tangga bergerak untuk mengatasi kebakaran hingga lantai 70.

Pemda juga terus membenahi fasilitas publik dengan menyiapkan kebutuhan kebugaran seperti kolam renang standar olimpik dan kawasan kuliner di bagian pesisir.

‘’Bila merasa sumpek di pesisir, ada pilihan di kawasan agrowisata yang dilengkapi tanaman apel dan strawbery. Juga ada perkebunan durian, duku, manggis dan sejumlah tanaman produktif lainnya,’’ ujarnya.(hms/yd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *